ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 September 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Embung Pelangi, Obyek Wisata yang Memanjakan Mata

Embung Pelangi, Obyek Wisata yang Memanjakan Mata

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/06/2021). Embung Nglarangan ini lebih dikenal dengan Embung Pelangi, berlokasi di Desa Nglarangan, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah

Beragam warna tanaman hias dan bebungaan yang tumbuh di sekitar Embung Pelangi terpantul di bayangan air yang mengalir tenang.

Berhubung di lokasi Embung Pelangi terdapat beraneka ragam warna dari berbagai tanaman yang ada disekitarnya. Dari situlah terinspirasi warna-warna pada pelangi, sehingga dinamakan Embung Pelangi. Keistimewaan dari Embung Pelangi yaitu embung yang berada di dataran tinggi dan memiliki pemandangan dengan latar belakang Gunung Prau serta pepohonan dengan suasana alam yang segar.

Sedikit cahaya matahari menyembul dari balik dedaunan membuat warna-warna yang ada terpancar ceria, serupa pesona warna pelangi.

“Embung Pelangi ada di wilayah Kecamatan Tretep tepatnya di Desa Nglarangan dengan ketinggian 1400 m dengan pemandangan yang elok dengan latar belakang Gunung Prau,” kata Camat Tretep Taufik Nurprianto, dalam keterangannya, Sabtu (12/06/2021).

Pemerintah Desa setempat telah melengkapi sarana wisata dengan berbagai fasilitas di Embung Pelangi. Antara lain ada camping ground, flying fox, becak air dan ada gazebo untuk istirahat. Pengunjung yang datang ke lokasi akan dikenai tarif masuk ke Embung Pelangi sebesar Rp5.000 per orang. Namun jika hendak memanfaatkan fasilitas wisata lainnya, pengunjung akan dikenai tarif dengan besaran yang berbeda tiap fasilitas.

“Kebanyakan mereka datang dari daerah sekitar Kecamatan Tretep dan Kabupaten Kendal. Kisaran banyaknya pengunjung bisa dikatakan meningkat saat hari libur,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan embung ini dibangun pada Tahun 2008 dengan luas 6.000 meter persegi. Pembangunan embung menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Semula embung dibangun untuk kepentingan pertanian. Karenanya embung bisa mengairi areal pertanian sejauh 500 meter atau kurang lebih 10 hektare.

“Namun pada perkembangannya, lokasi embung dikembangkan menjadi tempat wisata, karena pemandangannya menakjubkan dengan latar Gunung Prau. Wisatawan juga sudah banyak yang berkunjung ke embung,” terang Taufik.

Jarak tempuh untuk sampai ke Embung Pelangi dari pusat kota Temanggung sekitar 50 kilometer (km), dengan kondisi jalan aspal dan makadam. Jalan ke embung dapat dilalui kendaraan roda empat. Untuk saat ini belum ada transportasi umum untuk sampai kesana, dan hanya bisa dilalui dengan kendaraan pribadi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Minggu 13 Juni 2021

Read Next

Desa Carangwulung Suguhkan Wisata Kuliner Kopi Wonosalam