ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 September 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Desa Carangwulung Suguhkan Wisata Kuliner Kopi Wonosalam

Desa Carangwulung Suguhkan Wisata Kuliner Kopi Wonosalam

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/06/2021). Banyak dari semua kalangan, mulai muda, remaja hingga tua suka mengonsumsi minuman kopi, karena banyaknya jenis kopi yang disuguhkan.

Salah satunya Kopi Excelsa Wonosalam Jombang. Kopi ini menjadi minuman yang banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat.

Kopi sudah bukan lagi dikenal dengan minuman dengan warna hitam yang rasanya selalu pahit. Seiring berkembangnya jaman dan teknologi, berbagai macam jenis kopi sudah dapat ditemui dengan mudah serta rasanya berbeda-beda sesuai dengan varitasnya.

Maka dari itu, hal ini membuat para petani kopi yang bergabung pada Kelompok Petani Kopi Wojo, UPH Kopi Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam Jombang, memiliki ide untuk mengadakan wisata kopi Wonosalam, hal ini bertujuan agar para pecinta kopi tidak hanya mengenalkan kopi ketika sudah siap dikonsumsi saja. Melainkan juga memperlihatkan kopi saat masih berbentuk tanaman berupa biji-biji kopi.

Ketua Kelompok Petani Kopi Wojo, UPH Kopi Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam Jombang, Yayak, menyampaikan, kopi exelsa yang diproduksinya dikenal sejak masa kolonial Belanda, tepatnya sekitar tahun 1800 saat mereka membangun perkebunan atau kebun kopi di dataran tinggi Wonosalam.

“Banyak varietas kopi yang dihasilkan petani sini di antaranya kopi varitas robusta, arabika, dan varitas exelsa. Konon kabarnya, kopi exelsa ini memiliki citarasa yang tinggi, bentuknya seksi dan unik,” kata Yayak, dalam keterangannya, Sabtu, (12/06/2021).

Tak hanya itu cita rasa kopi ini memiliki rasa pahit yang dominan, juga ada rasa manis, masam, dan sepat. Ditambah rasa gurihnya tak ketinggalan dengan kopi yang lain, rasanya sulit didapatkan dari kopi jenis lain, apalagi kopi pabrikan.

Menurutnya, kopi aritas Ekcelsa atau yang biasa disebut Asisa ini merupakan varietas kopi yang paling banyak tumbuh di kawasan sekitar lereng gunung Anjasmoro dengan ketinggian areal tanam rata-rata 600-1000 mdpl.

Sekarang ini kata Yayak didaerahnya desa Carangwulung Wonosalam ini ada 25 petani kopi dengan total lahan sekitar 30 hektare. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Embung Pelangi, Obyek Wisata yang Memanjakan Mata

Read Next

Wanita Palestina Ditembak Mati Tentara Israel