ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 September 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Mahasiswa Mengajar Bisa Dapat Insentif, Bagaimana Caranya?

Sekolah di Inggris Persoalkan Siswi Pakai Rok Terlalu Panjang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/06/2021). Pemerintah Indonesia memberikan insentif kepada para mahasiswa dalam program Kampus Mengajar.

Setidaknya ada 14.621 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dengan dibimbing oleh 2.077 dosen telah bergabung di dalam Program Kampus Mengajar Angkatan I untuk mendampingi guru dan kepala sekolah di 4.810 SD di 458 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Program Kampus Mengajar Angkatan I Tahun 2021 ini telah diluncurkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikburistek), Nadiem Anwar Makarim sejak Februari 2021 lalu.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam mengatakan, pengalaman para mahasiswa dan manfaat dari mengikuti program Kampus Merdeka sungguh luar biasa.

“Berbagai inovasi dilakukan oleh adik-adik mahasiswa dan berbagai pengalaman yang tak ternilai harganya telah dialami oleh peserta Program Kampus Mengajar,” ujar Nizam, dalam keterangan tertulisnya.

Nizam saat acara pengumuman penyelenggaraan Festival Kampus Mengajar secara daring di Jakarta, Jumat (11/06/2021) menyampaikan, tentu pengalaman mereka luar biasa, dan manfaat yang dirasakan oleh para guru dan adik-adik siswa yang dibimbing oleh para mahasiswanya diinspirasi oleh kakak-kakaknya juga sungguh luar biasa.

Kedepannya, Kemendikbudristek membuka kesempatan kepada para mahasiswa untuk kembali bergabung di dalam program Kampus Mengajar Angkatan II Semester Pertama Tahun Ajaran 2021/2022. 

“Jangan lupa segera daftarkan melalui laman Kampus Merdeka di Kemendikbudristek dan segera siapkan diri anda untuk mendapatkan pengalaman terbaik yang akan anda sekalian alami dalam program Kampus Mengajar,” kata Nizam.

Sebagai informasi, pada program Kampus Mengajar Angkatan II kali ini, para mahasiswa yang terdaftar akan mengajar di lebih dari 3.400 SD dan 375 SMP di seluruh Indonesia. Selain mendapatkan pengalaman dan pengayaan dalam penggunaan teknologi untuk memperkuat literasi dan numerasi anak-anak, para mahasiswa juga akan mendapat insentif dari pemerintah.

”Sekaligus juga akan mendapatkan  SKS atas seluruh karya dan kinerja adik-adik sekalian di dalam mengikuti program kampus mengajar selama satu semester ini,” jelas Nizam.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Darurat Pekerja Anak, Pemerintah Fokus Lakukan Enam Upaya Ini

Read Next

Penembakan Massal di AS, 2 Wanita Tewas dan 21 Orang Lainnya Terluka