ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Dampak Negatif Mendengarkan Musik Sebelum Tidur

Dampak Negatif Mendengarkan Musik Sebelum Tidur

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/06/2021). Banyak orang mendengarkan musik di siang hari dan sebelum tidur untuk bersantai. Tetapi mendengarkan musik sebelum tidur tidak begitu baik, menurut sebuah studi baru oleh para ilmuwan di Baylor University.

Ini semua tentang gambar musik yang tidak disengaja atau yang disebut “earworms”, ketika sebuah lagu atau melodi diulang dalam pikiran seseorang berulang kali. Ini biasanya terjadi saat bangun, tetapi para peneliti telah menemukan itu juga bisa terjadi ketika mencoba untuk tidur.

“Otak kita terus memproses musik bahkan saat tidak diputar, termasuk saat tidur. Banyak orang mendengarkan musik sebelum tidur karena mereka tahu itu enak. Namun terkadang, semakin lama Anda mendengarkan musik, semakin besar kemungkinan Anda terkena “earworm” yang akan mengganggu tidur Anda” Kata Dr. Michael Scullin, penulis utama studi tersebut.

Penelitian ini meliputi survei dan eksperimen laboratorium. Survei tersebut melibatkan 209 orang yang berbicara tentang kualitas tidur mereka, kebiasaan mendengarkan mereka dan frekuensi terjadinya “earworms”, termasuk ketika mencoba untuk tertidur. Eksperimen ini melibatkan 50 peserta yang dibawa ke laboratorium ilmu saraf tidur, di mana tim peneliti mencoba menginduksi munculnya “earworms” untuk menentukan bagaimana mereka mempengaruhi kualitas tidur. Polisomnografi digunakan untuk merekam gelombang otak, detak jantung, dan pernapasan subjek.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science , menunjukkan bahwa orang yang terbiasa mendengarkan musik di tempat tidur sering mengalami “earworms” dan kualitas tidurnya memburuk. Subyek yang “terjebak” oleh melodi obsesif memiliki osilasi yang lebih lambat selama tidur, yang merupakan penanda reaktivasi memori. Peningkatan getaran lambat terjadi di area otak yang sesuai dengan korteks pendengaran primer, yang terlibat dalam pemrosesan gambar musik yang tidak disengaja ketika orang bangun.Hampir semua orang berpikir bahwa musik meningkatkan kualitas tidur mereka, tetapi kami menemukan bahwa mereka yang lebih sering mendengarkan musik sebelum tidur tidurnya lebih buruk.kata Dr Scullin.

Para ilmuwan menyarankan agar Anda lebih jarang mendengarkan musik sebelum tidur, dan jika Anda terkena “earworm”, Anda dapat mencoba menyingkirkannya dengan bantuan aktivitas kognitif sederhana yang membutuhkan konsentrasi. Ini bisa berupa membuat daftar tugas atau menuliskan pemikiran Anda sendiri di atas kertas. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ketua YLKI Sebut Tak Pantas Sembako Dikenakan Pajak: Beban Berat Bagi Masyarakat

Read Next

Tiga Rumah Warga Tertimpa Longsor Akibat Hujan Deras di Pesanggrahan Ciputat