ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pesta Kesenian Bali 2021 Gandeng 10.000 Seniman, Catat Jadwalnya

Pesta Kesenian Bali 2021 Gandeng 10.000 Seniman

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/06/2021). Pesta Kesenian Bali 2021 digelar pada 12 Juni hingga 10 Juli 2021 melibatkan sekitar 10 ribu seniman dari berbagai komunitas dan sekaa (sanggar) unggulan kabupaten/kota se-Bali serta delegasi luar negeri.

Pesta Kesenian Bali 2021 memasuki tahun penyelenggaraan ke 43 dan dilaksanakan secara konvensional (luring) dan daring dengan menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, tema kali ini yakni “Purna Jiwa: Prananing Wana Kerthi (Jiwa Paripurna Napas Pohon Kehidupan)” yang bermakna memuliakan pohon/hutan sebagai simfoni harmoni semesta raya menuju kesejahteraan hidup dengan jiwa yang maha sempurna.

“Sebanyak 73 mata acara akan dihadirkan selama penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali (PKB) dengan melibatkan 10.000 seniman,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arya Sugiartha, dalam keterangannya.

Pembukaan PKB tahun ini akan dipadukan acara langsung (live) di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali dan virtual, serta direncanakan dibuka secara virtual oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Juni 2021, pukul 11.00-12.30 Wita.

Tema ini secara visual direpresentasikan melalui ikon utama pohon Kalpataru yang dapat dimaknai sebagai napas kehidupan sekaligus pengetahuan utama yang mengajarkan manusia tentang sumber pangan, farmakologi, budaya, ekonomi, industri, bahkan juga spiritual. Pohon diyakini sebagai saudara tertua manusia dalam kehidupan di Bumi.

Acara pembukaan diawali penayangan video Peed Aya (pawai) Pratiti Wana Kerthi dan Rekasadana (Pergelaran) Sendratari “Wreksa Kastuba” garapan ISI Denpasar.

“Konsep adiluhung dalam tema PKB akan menjadi pemantik kreativitas berbasis tradisi dan memotivasi generasi Bali masa kini untuk selalu mencintai kebudayaan leluhur, membangun karakter, jati diri dan kesejahteraan,” ucap mantan Rektor ISI Denpasar itu.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

BTS Meal Berujung Penutupan Gerai McDonald’s di Jakarta

Read Next

Invasi Zionis ke Tepi Barat Utara, Sejumlah Orang Terluka