ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Naftali Bennett, Kemungkinan Pengganti Netanyahu Diancam Bakal Dibunuh

Naftali Bennett, Kemungkinan Pengganti Netanyahu Diancam Bakal Dibunuh

Konfirmasitimes.com-Jakarta (06/06/2021). Saluran TV Israel 7 mengungkapkan pada Sabtu malam bahwa Naftali Bennett, perdana menteri koalisi oposisi Netanyahu, telah diancam dengan pembunuhan.

Menurut media Zionis, dinas keamanan Israel telah mengamati ancaman yang jelas terhadap Bennett dan menganggapnya cukup serius.

Laporan itu menambahkan: Pemimpin Partai Yemina, Naftali Bennett telah menerima banyak ancaman melalui jejaring sosial.

Jenderal Nadav Argaman, kepala dinas keamanan internal Israel (Shin Bet), sebelumnya telah memperingatkan agar tidak membunuh tokoh-tokoh politik dan bergabung dengan partai-partai kanan-tengah dan kiri-tengah untuk membentuk kabinet baru.

Sebelumnya, sejumlah pendukung Netanyahu berunjuk rasa di depan kantor pemimpin partainya Yair Lapid, menyerukan pembentukan kabinet sayap kiri.

Rabu malam lalu, hanya satu jam sebelum berakhirnya masa jabatan Yair Lapid untuk membentuk kabinet baru, dia secara resmi mengumumkan keberhasilannya dalam mengemban misi tersebut.

Lapid mampu mendapatkan dukungan maksimal untuk pembentukan pemerintahan koalisi baru dan penggulingan Netanyahu.

Radio tentara Israel melaporkan bahwa Lapid telah membentuk koalisi pemerintah untuk menggulingkan Netanyahu.

Pemimpin partainya, Partai Yesh Atid, secara resmi mengumumkan keberhasilannya membentuk kabinet baru kepada Presiden Israel Reuven Rivlin.

Dengan demikian, Netanyahu berada di akhir garis setelah 12 tahun sebagai perdana menteri dan harus mengucapkan selamat tinggal pada jabatan perdana menteri.

Kantor Presiden Israel Reuven Rivlin telah mengumumkan bahwa Naftali Bennett dan Lapid akan mengambil alih sebagai perdana menteri pemerintahan baru.

Saluran 12 Israel melaporkan pada hari Sabtu bahwa Bennett telah setuju dengan Lapid bahwa Bennett akan menjadi perdana menteri hingga September 2023, setelah itu Lapid akan lanjut hingga November 2025.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Sedang Diperbaiki; Jalan Ditutup, Arah Batulicin-Pagatan Kalsel

Read Next

BMKG Tanggapi Soal Gempa Magnitudo 8,7 dan Tsunami 29 Meter di Pantai Selatan Jatim