ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Diduga Gunting Kabel, Bocah di Desa Darungan Meninggal Dunia

Desa Darungan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (01/06/2021). Bocah berinisial A (5) diduga tewas tersetrum atau tersengat aliran listrik, Senin (31/05/2021).

Peristiwa ini terjadi di Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Peristiwa itu terjadi ketika orang tua korban sedang tidur siang.

Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi menuturkan insiden nahas ini terjadi di rumah korban. Dari hasil olah TKP, berawal dari korban yang ada di rumah sedang bermain di dapur bersama ibunya.

Waktu itu, Mariono, seorang tukang bangunan di rumah itu sedang menggarap pintu rumah orang tua korban. Mariono dengan ramah meminta korban untuk segera tidur siang.

“Kemudian korban dan orang tuanya pergi ke ruang depan. Selanjutnya saksi melanjutkan aktivitas memasang kunci pintu ruang dapur,” kata Imam, dalam keterangannya.

Usai beraktivitas cukup lama di dapur untuk memasang pintu, Mariono kemudian pergi ke ruang tengah. Dia langsung terkejut melihat bocah lima tahun itu sudah tergeletak tak bergerak.

Di samping anak itu, ada sebuah gunting kecil yang berada di dekat terminal atau stop kontak listrik. Mariono spontan berteriak. Teriakan itu membuat orang tua korban yang sedang tidur kaget.

Mariono mematikan aliran listrik dengan cara mencabut sambungan kabel. Orang tua korban histeris begitu tahu anak perempuannya sudah tak bergerak.

Korban lalu dilarikan ke Puskesmas Kademangan.

Proses ini menyita waktu cukup lama karena ayah korban nyaris pingsan karena peristiwa ini. Warga yang mengetahui peristiwa ini sebagian melapor ke perengkat desa setempat dan dilanjutkan polisi.

Setelah melakukan olah TKP, polisi langsung bergegas menuju puskesmas. Dari keterangan petugas kesehatan, korban yang masih lima tahun itu dinyatakan meninggal dunia.

“Dari keterangan petugas medis di Puskesmas Kademangan, korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di Puskesmas,” lanjutnya.

AKP Subechi melanjutkan, diduga kuat korban meninggal ketika memotong kabel beraliran listrik menggunakan gunting. Hal itu didapat kala polisi menemukan kabel bekas digunting.

Tak hanya itu terdapat luka bakar pada jari korban.

Korban langsung dimakamkan usai orang tuanya membuat surat pernyataan agar jasad bocah lima tahun itu tidak diotopsi. Pembuatan surat pernyataan itu turut disaksikan oleh perangkat desa setempat.

Proses penggalian keterangan ini juga cukup menyulitkan petugas karena orang tua korban begitu terpukul akibat peristiwa itu.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Konflik Kongo Tewaskan 55 Warga Sipil

Read Next

Lirik Lagu Bukti – Virgoun