ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Rusia Berencana Larang Piring Plastik

Rusia Berencana Larang Piring Plastik

Konfirmasitimes.com-Jakarta (29/05/2021). Otoritas Rusia sedang mempersiapkan larangan penggunaan bahan yang tidak dapat didaur ulang dan produk yang dibuat darinya, seperti penyeka kapas dan piring plastik. 

Wakil Perdana Menteri Rusia Viktoria Abramchenko mengumumkan hal ini di forum lingkungan internasional.

“Kami sedang mempersiapkan amandemen undang-undang yang melarang penggunaan bahan yang tidak dapat didaur ulang dan sulit dipulihkan. Seperti plastik berwarna, sedotan plastik, penyeka kapas dan piring plastik sekali pakai,” jelasnya.

Abramchenko percaya bahwa perlu dibuat sistem di dalam negeri ketika bahan-bahan tersebut akan dikembalikan ke peredaran. Industri ini mampu menghasilkan nilai tambah hingga satu triliun dolar setahun, media TASS melaporkan.

“Kita perlu membuat terobosan berkualitas tinggi dan cepat ke arah ini, sehingga pada tahun 2024 warga akan merasakan hasil yang terlihat. Kami berencana untuk melibatkan sirkulasi hingga 50% bahan baku sekunder dari limbah dalam konstruksi, pertanian, dan industri. Akibatnya, volume penguburan akan berkurang setengahnya pada tahun 2030,” kata Abramchenko.

Pada bulan Maret, Wakil Perdana Menteri, berbicara di sebuah forum, mengatakan bahwa seseorang tidak perlu takut untuk melarang produksi dan penggunaan bahan yang tidak dapat didaur ulang. 

“Saya percaya bahwa sudah lama waktunya untuk memproduksi bahan kemasan, pembungkus dan sebagainya dari bahan baku yang dapat didaur ulang,” kata Matvienko.

Menurut survei, 42% orang Rusia siap meninggalkan penggunaan piring plastik, 40% lainnya yang disurvei mengatakan bahwa mereka “agak siap” untuk mendukung inisiatif tersebut.

Sebelumnya, Asosiasi Industri untuk Lingkungan Hidup (RusPEC) mengajukan permohonan kepada Kementerian Perindustrian dan Perdagangan dengan permintaan untuk membatasi penggunaan kemasan yang sulit atau tidak mungkin untuk dibuang. Denis Butsaev, direktur umum Operator Ekologi Rusia (REO), mengatakan bahwa sedotan plastik, peralatan, dan tutup yogurt foil tidak dapat didaur ulang sama sekali jika dibuang tanpa dicuci.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp21,9 triliun untuk Dana Desa 2021

Read Next

Megawati Beri Solusi Cegah Korupsi Merajalela