ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Uni Eropa Perpanjang Sanksi ke Suriah

Uni Eropa

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/05/2021). Dewan Uni Eropa pada Kamis malam memperpanjang sanksi yang dijatuhkan terhadap Suriah selama satu tahun lagi.

Menurut situs web resmi Dewan Eropa, Dewan Uni Eropa memperpanjang tindakan pembatasan Uni Eropa terhadap pemerintah Suriah selama satu tahun lagi hingga 1 Juni 2022 dengan dalih penindasan berkelanjutan terhadap warga sipil di Suriah.

Dewan Uni Eropa juga menghapus lima orang dari daftar. Saat ini, daftar sanksi Eropa mencakup 283 orang yang dikenakan pembekuan aset dan larangan perjalanan ke Eropa, dan 70 entitas dikenakan pembekuan aset. 

Sanksi Uni Eropa saat ini terhadap Suriah diberlakukan pada tahun 2011 sebagai tanggapan atas tuduhan pemerintah Assad melakukan tindakan keras terhadap warga sipil. 

UE juga menargetkan perusahaan dan bisnis terkemuka yang mendapat manfaat dari hubungan dengan pemerintah Suriah dan ekonomi perang. 

Tindakan pembatasan Eropa terhadap Suriah juga mencakup larangan impor minyak, pembatasan beberapa investasi, pembekuan aset bank sentral Suriah di Uni Eropa, dan pembatasan ekspor peralatan dan teknologi yang dapat digunakan untuk penindasan internal.

Menanggapi perpanjangan sanksi Eropa, Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan tahun lalu bahwa sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa terhadap Damaskus bukanlah masalah baru, tetapi telah mengambil tindakan serupa menyusul keputusan AS untuk memperpanjang sanksi terhadap Suriah. Eropa kurang kemerdekaan dan dalam kepatuhan yang memalukan ke Amerika Serikat.

Kementerian Luar Negeri Suriah menambahkan bahwa keputusan Eropa juga menunjukkan adanya kemitraan antara UE dan Amerika Serikat dalam perang melawan Suriah, dan menekankan bahwa mereka memberikan dukungan tanpa batas kepada kelompok teroris. 

Damaskus menyalahkan Eropa dan Amerika Serikat atas pertumpahan darah warga Suriah.

Suriah menyebut perpanjangan sanksi Eropa terhadap dirinya sendiri sebagai pelanggaran yang jelas terhadap hak asasi manusia dan hukum internasional serta kejahatan terhadap kemanusiaan yang paling sederhana. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Jumat 28 Mei 2021

Read Next

Lirik Lagu Bad Liar