ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Siap-siap Tunduk Aturan Baru, E-Commerce Gak Bisa Main-main Harga Lagi

Siap-siap Tunduk Aturan Baru, E-Commerce Gak Bisa Main-main Harga Lagi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/05/2021). Pemerintah Republik Indonesia berencana mengeluarkan peraturan terkait e-commerce yang mana didalamnya membantu menyelamatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Percayalah, apa yang saya lakukan ini demi melindungi UMKM yang ada,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, dalam keterangannya ketika berkunjung ke Transmedia, Jumat (28/05/2021).

Peraturan yang dalam waktu dekat akan segera dirilis itu, Lutfi mengungkapkan bakal menambahkan komponen utama dari proses perdagangan yaitu equal of playing field.

“Semua yang berdagang harus sesuai aturan. Dari pajaknya hingga kesetaraan. Baik itu melalui e-commerce dan secara langsung,” kata Mendag.

Mendag menuturkan e-commerce yang dimaksud ialah tempat yang penjualannya tidak sesuai dengan azas perdagangan yang mana azas itu harusnya adil dan bermanfaat.

“Saya jujur di sini, ada predatory pricing dari e-commerce. Subsidi harga besar, hingga masalah tata niaga barang impor yang membuat UMKM bahkan retail ini hancur perlahan,” tutur Mendag Lutfi.

Lebih lanjut, Mendag membeberkan, ia terkejut akan temuan hijab yang dijual di sebuah e-commerce dengan harga Rp 1.900 per pcs.

Hal itu benar-benar membuat perdagangan di pasar Indonesia berantakan.

Menurut Mendag, e-commerce seharusnya tunduk dengan aturan baik lokal, maupun cross border.

“Dengan cross border kita nggak tahu siapa yang jual. Mereka juga menggunakan artificial intelligence itu bisa melihat siapa nih orang Indonesia beli apa, warnanya apa, harganya berapa,” kata Mendag.

“[…] kemudian mereka langsung membuat yang sama. Dan jual di PLB (Pusat Logistik Berikat) dan akhirnya barang impor itu masuk semua ke Indonesia, harganya dibanting habis,” jelas Lutfi.

Lutfi mengingatkan bila e-commerce tidak ada aturan khusus terutama yang cross border dan praktik predatory pricing maka Indonesia ke depan pelan-pelan pun hancur.

“Jika saya tidak atur, kita jadi tempat main-mainnya mereka,” kata Mendag Lutfi.

Selain itu Lutfi juga menekankan pentingnya digitalisasi ekonomi.

“Orkestrasi kebijakan hilirisasi dan inovasi ekonomi digital penting dan bermanfaat untuk rakyat dan perdagangan di Indonesia,” kata Mendag.

Oleh karena itu, sekali lagi, Mendag menegaskan berkomitmen menuntaskan sistem perdagangan daring.

“Berkomitmen untuk menyempurnakan perdagangan sistem elektronik dengan mengawasi dan mencegah praktik curang seperti harga predatori,” tegas Mendag Lutfi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Istri Sholehah

Read Next

Gender dalam Perspektif Islam