ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
6 August 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Kejati Banten Amankan Tersangka Dugaan Korupsi Anggaran Masker KN95 Bernilai Miliaran

Terlibat Investasi Bodong, Peserta Ajang Pencarian Bakat Ditangkap Polisi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/05/2021). Dinkes atau Dinas Provinsi Banten dan pihak swasta diduga korupsi pengadaan masker Covid-19 KN95 untuk tenaga Kesehatan di wilayah Provinsi Banten.

Setidaknya ada tiga orang yakni pejabat Dinkes Provinsi Banten dan swasta yang ditetapkan tersangka oleh Kejati Banten.

Mereka diduga korupsi anggaran masker KN95 dengan nilai kerugian negara mencapai Rp1,68 miliar.

Ketiganya, dijemput paksa Kejati di tempat tinggal masing-masing, dan langsung di bawa ke Kantor Kejati Banten. Usai pemeriksaan, ketiga tersangka langsung dibawa ke rutan Pandeglang.

Ketiga tersangka tersebut berinisial LS, PPTK dari Dinkes Provinsi Banten dan AS, WF, dari pihak swasta atau pemenang proyek.

Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana menyampaikan, pihaknya telah melakukan penahanan kepada tiga tersangka yang diduga melakukan korupsi dana pengadaan masker di lingkungan Dinkes Provinsi Banten.

“Kami dari tim penyidik kejaksaan Tinggi Banten, telah melakukan upaya paksa penahanan terhadap tiga tersangka. Masing masing tersangka AS, WF dari pihak swasta dan LS dari PPTK Dinkes Provinsi Banten,” ujar Asep kepada wartawan di Serang.

Pengadaan masker itu, kata Asep, berjenis KN95 di peruntukan untuk tenaga kesehatan di seluruh Provinsi Banten. Disebutkan Asep, ketiga telah meraup keuntungan sebesar Rp.1,68 miliar.

“Dalam pengadaan masker KN95. Jadi hasil temuan penyidik setelah melakukan pemeriksaan tim penyidik menyimpulkan adanya dugaan kerugian negara sebesar Rp.1,68 miliar dari nilai proyek sebesar Rp.3,3 miliar,” jelasnya.

Asep menerangkan pihak swasta yang memenangkan tender proyek pengadaan masker KN95 itu yakni PT. RAM, awalnya dalam RAB sebesar Rp.70 ribu per picis.

“Namun karena pihak swasta mengajukan kembali, akhirnya di rubah RAB tersebut oleh PPTK Dinkes Banten sebesar Rp.220 ribu,” terangnya.

Akibat perbuatanny, ketiga tersangka dengan Pasal 2 juncto Pasal 3 Undang-undang No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“kita akan melihat adanya pasal-pasal yang lain. Untuk saat ini kita sangkakan dengan pasal tersebut,” kata Asep.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pengaruh Kafein Terhadap Kualitas Tidur

Read Next

AS Mundur dari Perjanjian Open Skies