ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Syekh Jalaluddin al-Mahally, Ulama Brilian yang Mengaku Tak Banyak Menghafal

Syekh Jalaluddin al-Mahally, Ulama Brilian yang Mengaku Tak Banyak Menghafal

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/05/2021). Syekh Jalaluddin al-Mahally yang memiliki nama lengkap Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim Jalaluddin al-Mahally asy-Syafi’i, dilahirkan di Kairo, Mesir pada tahun 791 Hijriyah,

Syekh Jalaluddin al-Mahally merupakan seseorang yang bersungguh-sungguh menekuni berbagai ilmu agama, diantaranya Fiqih, Tauhid, Ushul Fiqh, Nahwu, Shorof dan Ilmu Mantiq.

Syekh Jalaluddin al-Mahally meninggal pada permulaan tahun 864 Hijriyyah dalam usia 73 tahun.

Syekh Jalaluddin al-Mahally berguru kepada Syekh al-Badr Mahmud al-Aqsara’i, Syekh al-Burhan al-Bajuri, Syekh asy-Syams al-Basati, Syekh al-A’la al-Bukhari dan lain-lainnya.

Pada masanya, Syekh Jalaluddin al-Mahally adalah seorang ‘allamah terkemuka, terkenal pandai dalam pemahaman masalah-masalah agama, sehingga sebagian orang menyebutnya seorang yang memiliki pemahaman yang brillian melebihi kecemerlangan berlian. Tetapi Syekh Jalaluddin al-Mahally mengaku bahwa dirinya tidak mampu banyak menghafal, dan sesungguhnya pemahaman yang dimilikinya tidak mau menerima kesalahan.

Syekh Jalaluddin al-Mahally juga terkenal seorang ulama yang saleh dan wara’, konsisten kepada pemahaman salaf, dan tidak pernah berhenti dari kegiatan ber-amar ma’ruf nahi munkar, meskipun mendapat cacian orang dalam membela perkara yang haq. Dalam menghadapi para pembedar dan penguasa yang dzalim, dia selalu berpegang teguh kepada kebenaran. Mereka sering datang mengunjunginya, tetapi ia tidak terpengaruh oleh mereka, bahkan mereka tidak diperkenankan masuk menemuinya. Pernah ditawarkan kepadanya jabatan qadli terbesar di negerinya, tetapi ia tidak mau menerimanya. Dia lebih suka memegang Majelis Tadris Fiqih di al-Muayyidiyah dan al-Darquqiyyah.

Karya Syekh Jalaluddin al-Mahally

Kitab yang Syekh Jalaluddin al-Mahally menjadi pusat perhatian banyak orang dan dijadikannya sebagai pengangan mereka dalam belajar. Kelebihannya yakni gaya bahasanya sangat ringkas, data-datanya lengkap dan terseleksi, ungkapannya juga fasih, uraiannya dan penyelesaiannya sangat jelas.

Berikut karya-karyanya:

1. Kitab Syarah Jam’ al Jawami’ fil Ushul
2. Kitab Syarah al-Minhaj (Tentang Fiqih Syafi’i)
3. Kitab Syarah al-Waraqat (tentang Ushul Fikih).
4. Kitab Kanz ar-Raghibin fi Syarh fi Syarh al-Minhaj
5. Kitab al-Badr at-Thali’ fi Halli Jam’ al-Jawami
6. Kitab Tafsir al-Qur’an. Kitab Tafsir Al-Qur’an yang terakhir disebut ini ditulis oleh Syekh Jalaluddin al-Mahally mulai surat Al-Baqarah sampai surat Al-Isra’ karena beliau telah dipanggil oleh Allah Swt. Lalu dilanjutkan oleh Syekh Jalaluddin as-Suyuti. Sehingga kelak kitab tafsir tersebut dikenal dengan nama kitab Tafsir al-Jalalain karena ditulis oleh dua orang, yaitu Syekh Jalaluddin al-Mahally dan Jalaluddin as-Suyuthi.

(Dari berbagai sumber)

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Penderita Osteoporosis Gangguan Pendengaran

Read Next

Harmoni Nusantara: Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman