ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pemkot Aceh Kenakan Biaya Rp.500 untuk Setiap Kantong Plastik

plastik

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/05/2021). Pemerintah Kota Banda Aceh membatasi penggunaan kantong plastik di supermarket, swalayan dan mall sebagai tanggapan isu Indonesia darurat sampah dan sampah plastik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Keindahan dan Kebersihan Kota (DLHK3) Banda Aceh Hamdani Basyah, SH dalam keterangannya menyampaikan, kebijakan pembatasan kantong plastik di supermarket, swalayan dan mall akan diluncurkan pada 5 Juni 2021 tepat di Hari Lingkungan Hidup sedunia.

Dihimbau kepada pemilik usaha, untuk tidak memberikan kantong plastik secara cuma-cuma kepada konsumen.

“Kita imbau kepada pemilik usaha untuk tidak memberikan kantong plastik secara cuma-cuma kepada konsumen, tetap memberikan biaya tambahan seharga Rp500 perlembar atas plastik tersebut,” kata Hamdani, Selasa (25/05/2021).

Konsumen sebaiknya membawa tas ramah lingkungan yang dapat dipakai berulang-ulang saat berbelanja.

Hamdani mengatakan uang hasil penjualan kantong plastik dikelola sendiri oleh pemilik usaha dan dapat dikeluarkan dalam bentuk program CSR.

“Diharapkan dengan kebijakan ini dapat membangun partisipasi masyarakat untuk berperan serta dalam perlindungan lingkungan hidup dan mengurangi beban dan memperpanjang usia TPA.” kata Hamdani.

Selain itu, pemilik usaha diminta untuk membuat pengumuman secara tertulis paling sedikit memuat jenis dan harga kantong plastik, kantong belanja ramah lingkungan, serta satu hari tanpa kantong plastik.

“Kita juga minta agar menetapkan setiap hari Senin sebagai hari tanpa kantong plastik,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Resmi Tersangka; Kades Buano Utara dan Bendahara Diduga Korupsi Dana Desa

Read Next

PBB: Kemiskinan Ekstrem Telah Memuncak di Amerika Latin