ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Komisi Eropa Desak Untuk Menghukum Mereka yang Bertanggung Jawab Atas Pendaratan Pesawat di Minsk

Komisi Eropa Desak Untuk Menghukum Mereka yang Bertanggung Jawab Atas Pendaratan Pesawat di Minsk

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/05/2021). Mereka yang bertanggung jawab atas pendaratan Ryanair di Minsk, Belarusia harus dihukum dan sanksi harus dijatuhkan kepada mereka. 

Ketua Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengumumkan hal ini di Twitter- nya .

“Orang yang bertanggung jawab atas insiden pendaratan pesawat harus dihukum, mereka harus diberi sanksi,” tulis der Leyen.

Dia juga menyerukan pembebasan segera jurnalis Roman Protasevich. Dia menyebut perilaku otoritas Belarusia keterlaluan dan ilegal.

Pesawat Ryanair, yang terbang dari Athena menuju Vilnius, terpaksa melakukan pendaratan darurat di bandara ibu kota Belarusia akibat pesan darurat bom. Para ahli yang tiba di lokasi tidak menemukan alat peledak.

Meski demikian, kasus pidana dibuka di Komite Investigasi negara, alasannya adalah laporan palsu tentang bom.

Diketahui juga bahwa pendiri grup Telegram Nexta yang diakui sebagai ekstremis di Belarus dan kepala editor saluran Telegram Belarusia yang dikenal sebagai ekstremis, Roman Protasevich, terbang dalam penerbangan ini. Dia ditahan setelah memeriksa dokumennya, sekarang dia di lembaga penegak hukum.

Protasevich sebelumnya dimasukkan dalam daftar teroris. Beberapa kasus pidana telah diajukan terhadapnya, dengan hukuman penjara paling sedikit 15 tahun.

Sebelumnya, sejumlah politisi Eropa mengutarakan kemarahan mereka kepada orang yang menaiki pesawat itu. Menurut Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian, Eropa perlu menciptakan posisi bersatu dan menuntut pembebasan oposisi .

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis setuju dengannya dan menuntut pembebasan Protasevich.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Wilayah Timur Termasuk Maluku, Jangan Lewatkan Fenomena Super Blood Moon

Read Next

Hilang kontak, Basarnas Berhasil Evakuasi Para Pendaki Gunung Gamalama