ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Sama-sama Untung, Indonesia-Rusia Kerjasama Bidang Pertanian

Sama-sama Untung, Indonesia-Rusia Kerjasama Bidang Pertanian

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/05/2021). Indonesia dan Rusia dikabarkan tengah menyusun Memorandum of Understanding (MOU) bidang pertanian.

Diketahui, kerjasama kedua negara dibidang pertanian ini diantaranya meliputi kerja sama teknis, riset, peningkatan kapasitas sumberdaya manusia, promosi bersama serta peningkatan investasi. 

“Indonesia dan Rusia saat ini sedang menyusun Memorandum of Understanding (MOU) bidang pertanian. MOU ini sangat penting bagi kedua negara sebagai payung hukum untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan Kerjasama sektor pertanian, “ kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dalam keterangannya, ketika menerima Duta Besar Rusia, di Jakarta, Jumat (21/05/2021).

MOU ini, kata Syahrul, menjadi landasan bagi Otoritas Pertanian  antar kedua negara untuk membentuk Kelompok Kerja Tingkat Pejabat Teknis (Working Group on Agriculture) yang akan menyusun Rencana Aksi Implementasi (Action Plan) yang bersifat konkret dari berbagai komitmen kerjasama yang disepakati kedua negara. 

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, ekspor utama produk pertanian Indonesia ke Rusia yakni kelapa sawit (USD 467 juta), kelapa (USD 40 juta), kakao (USD 39 juta), kopi (USD 37 juta), dan karet (USD 32 juta). Sementara impor utama kita dari Rusia yaitu gandum (USD 16 juta), ketumbar (USD 6 juta), gula tebu (USD 2 juta), obat hewan (USD 3 juta), dan sayuran olahan (USD 70 ribu).

“Indonesia mengalami surplus perdagangan sektor pertanian dengan Rusia sebesar USD 624 juta. Total nilai perdagangan sektor pertanian Indonesia – Rusia mencapai USD 677 juta, “ terang Syahrul.

Tak hanya kerjasama ekspor dan import produk pertanian, kerjasama ini juga menjadi kesempatan bagi kedua negara dalam melakukan transfer teknologi yang dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. 

“Indonesia merupakan negara yang sagat kaya akan sumber daya alamnya dan memiliki potensi sangat baik sehingga kami harap potensi tersebut dapat bermanfaat bagi Indonesia dan Rusia dalam menjalin kerjasama, “ kata Syahrul.

Sementara itu, Duta Besar Rusia, Y.M. Lyudmila Georgievna Vorobieva menyampaikan adanya kerjasama pertanian ini, ekonomi kedua negara bisa saling mendukung satu sama lain.

“Indonesia dan Rusia memiliki perbedaan musim dan kondisi alam, sehingga sumberdaya alam yang dihasilkan dapat saling melengkapi, seperti kami membutuhkan palm oil produk Indonesia dan sebaliknya Indonesia membutuhkan gandum dari kami, “ kata Y.M. Lyudmila Georgievna Vorobieva.

Vorobieva menilai pemerintah Indonesia mendukung sektor pertanian dengan sangat baik, hal ini terbukti dari kontribusi besar yag diberikan sektor pertanian bagi petumbuhan ekonomi Indonesia.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Presiden Korsel saat Bertemu Joe Biden: Perlunya Perdamaian di Semenanjung Korea

Read Next

Ingat! 26 Mei Bakal Ada Supermoon