ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ingat! 26 Mei Bakal Ada Supermoon

Ingat! 26 Mei Bakal Ada Supermoon

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/05/2021). Di akhir bulan Mei, NASA mengumumkan bakal ada tiga peristiwa pada Bulan.

“Bulan akan terletak di sisi berlawanan Bumi dari Matahari dan diterangi sepenuhnya pada 26 Mei 2021, pukul 6:13 pagi CDT. Bulan Purnama ini dikenal oleh suku-suku asli Amerika awal sebagai Bulan Bunga karena ini adalah waktu di mana bunga musim semi muncul…,” kata NASA di laman resminya.

Penampakan supermoon pada 26 Mei nanti disebut terbesar sepanjang tahun 2021. Menariknya warna bulan akan indah dengan warna merah.

“Gerhana bulan total terjadi saat Bulan melewati sepenuhnya bayangan gelap Bumi, atau umbra. Selama jenis gerhana ini, Bulan secara bertahap akan menjadi lebih gelap, menjadi berkarat atau berwarna merah darah. Warnanya begitu mencolok sehingga gerhana bulan terkadang disebut Blood Moons,” lanjut NASA.

Lebih lanjut NASA membagikan informasi dimana saja fase supermoon akan terlihat atau bisa dinikmati.

“Fase gerhana total akan terlihat dekat bulan terbenam di Amerika Serikat bagian barat dan Kanada, seluruh Meksiko, sebagian besar Amerika Tengah dan Ekuador, Peru bagian barat, dan Chili bagian selatan dan Argentina. Gerhana tersebut dapat dilihat secara keseluruhan di bagian timur Australia, Selandia Baru, dan Kepulauan Pasifik, termasuk Hawaii. Tidak seperti gerhana matahari, Anda tidak memerlukan kacamata khusus untuk melihat gerhana bulan ini, pergilah ke luar dan angkat kepala Anda ke langit,” jelas NASA.

Paling beruntung ialah masyarakat di Hawaii dan Kepulauan Aleut, karena mereka akan menikmati pemandangan paling sempurna.

“Orang-orang di Hawaii dan Kepulauan Aleut akan melihat keseluruhan gerhana ini – ini akan menjadi pertunjukan yang bagus bagi mereka,” ujar Bill Cooke, Pimpinan, Kantor Lingkungan Meteoroid NASA.

Tak lupa NASA melalui laman resminya, menginformasikan kapan waktu yang tepat untuk melihat supermoon.

“Gerhana akan dimulai 26 Mei pukul 1:46 pagi PDT, dengan Bulan memasuki bagian paling gelap dari bayangan Bumi pada pukul 2:45 pagi. Sebagian akan tetap berada di umbra hingga pukul 5:53. Untuk menangkap totalitas – periode ketika semua permukaan Bulan diselimuti oleh bayangan gelap Bumi – lihatlah antara pukul 4:11 dan 4:26 pagi,” terang NASA.

“Kami belum pernah mengalami gerhana bulan total dengan supermoon dalam hampir enam tahun, dan gerhana bulan total berikutnya tidak akan terjadi di Amerika Utara hingga Mei 2022,” imbuhnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Sama-sama Untung, Indonesia-Rusia Kerjasama Bidang Pertanian

Read Next

Keindahan Pulau Saparua Maluku, Wisata Kulur untuk Indonesia