ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Indonesia Tuan Rumah APIO 2021, 34 Negara Bersaing

Indonesia Tuan Rumah APIO 2021, 34 Negara Bersaing

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/05/2021). Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade Informatika Asia-Pasifik atau Asia Pacific Informatics Olympiad (APIO).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional bekerja sama dengan Ikatan Alumni Tim Olimpiade Komputer Indonesia (IA-TOKI) mengadakan APIO ke-15 pada 21- 26 Mei 2021.

Plt. Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Ainun Na’im mengapresiasi para orang tua dan pendidik yang terus memberikan semangat belajar bagi para peserta APIO 2021.

“Saya ucapkan selamat datang bagi seluruh peserta APIO 2021. Apresiasi yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada para orang tua dan guru yang telah mendukung dan membangun semangat para siswa untuk tetap bersemangat belajar dan membangun eksistensi diri melalui aktivitas-aktivitas positif seperti mengikuti kompetisi dan lomba,” kata Ainun, dalam keterangan tertulisnya.

Melalui APIO 2021, kata Ainun, kita semua harus terus bersemangat untuk terus bertransformasi dan menciptakan lompatan-lompatan kemajuan di bidang prestasi informatika.

“Saya selalu meyakini bahwa pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang kita hadapi. Di depan, masih membentang sederet tantangan yang harus kita lalui bersama. Tantangan akan menjadi peluang apabila kita bersama mampu saling silih asah, silih asuh, dan silih asih,” kata Ainun, saat membuka acara secara virtual di Bogor, Jumat (21/05/2021).

Plt. Kepala Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi dalam kesempatan yang sama menyampaikan APIO menjadi salah satu wadah kompetisi, instrumen dan epistemologis dari kompetisi sebagai sarana untuk mencapai tujuan pembelajaran yaitu kemajuan softskill, khususnya di bidang informatika.

“Berbagai aktivitas lomba, kompetisi, dan festival merupakan salah satu wadah dalam menumbuhkan semangat belajar di kalangan generasi muda,” terang Asep.

APIO, bagi Indonesia tak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga dijadikan sebagai latihan tim Indonesia menuju International Olympiad in Informatics (IOI) 2021, serta persiapan menjadi tuan rumah IOI 2022 yang rencananya akan diikuti oleh 88 negara.

“Jadikan semua ini luar biasa, terus kembangkan prestasi, semangat pantang menyerah dengan tetap mengutamakan kejujuran. Berkompetisi bukan semata-mata meraih prestasi tertinggi, tapi ada hal yang luar biasa di baliknya yaitu menumbuhkan karakter dan mental positif, salah satunya kejujuran,” jelas Asep.

Sebagai informasi, APIO 2021 diikuti oleh 952 siswa dari negara Asia Pasifik di antaranya Armenia, Australia, Azerbaijan, Bangladesh, China, Georgia, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Japan, Jordan, Kazakhstan, Korea, Kyrgyzstan, Macao, Malaysia, Mongolia, Mesir, Selandia Baru, Palestina, Filipina, Rusia, Saudi Arabia, Singapura, Sri Lanka, Syria, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Turki, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Vietnam. Indonesia sendiri menempatkan 17 siswanya untuk berlaga pada ajang APIO 2021, dan paling banyak berasal dari Provinsi Jawa Timur sebanyak lima siswa dan DKI Jakarta sebanyak lima siswa.

Secara spesifik mengenai kompetisinya, Kepala Komite Penyelenggara APIO 2021, Brian Marcel menerangkan bahwa pada Sabtu (22/05/2021) hari ini akan menjadi awal dari jendela kompetisi selama 48 jam. Di mana setiap tim bisa memilih lima jam untuk kompetisi mereka sendiri dan untuk melaksanakan perlombaan. Setelah 48 jam, pada Senin (24/5/2021) panitia akan membuka kontes terbuka. Kontes terbuka secara khusus di disain untuk mempromosikan informatika kepada semua orang.

“Jadi mohon untuk mengajak semua murid-murid yang tidak mendaftar untuk berpartisipasi di dalam kontes terbuka,” kata Brian.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Keindahan Pulau Saparua Maluku, Wisata Kulur untuk Indonesia

Read Next

Penyerangan Saat Jumatan Di Masjid Al Haraam