ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Boleh Mudik Lokal; Tapi Ditempat Ini Saja, Dimana Tuh?

Maksa Mau Mudik? Ini Lho Hukumannya..

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/05/2021). Pemerintah Indoneia melalui Kementerian Perhubungan memberi pengecualian mudik atau diperbolehkannya ‘mudik lokal’ bagi masyarakat di sejumlah wilayah tertentu.

Mudik lokal tersebut merupakan perjalanan selama dan menjelang lebaran Idul Fitri 2021 di wilayah aglomerasi.

Aglomerasi merupakan kota-kota yang tergabung dalam wilayah tertentu.

“Di luar 8 wilayah aglomerasi, larangan mudik berlaku penuh. Bagi masyarakat yang tidak memiliki surat perjalanan dan bepergian di luar 8 wilayah tersebut, pada waktu larangan mudik Lebaran 2021 akan diputar balik hingga diberlakukan tilang,” tulis pernyataan di laman indonesia.go.id.

Hal ini pun telah mendapat dukungan dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Kabag Operasional Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Kombes Pol Rudy Kurnaiwan menyampaikan, pihaknya tidak akan menindak pengemudi yang bepergian masih di dalam wilayah aglomerasi itu.

“Termasuk wisata itu kan juga boleh, tetapi untuk lokal. Orang lokal boleh di situ dan ada kapasitas 50 persen,” kata Rudy, dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Sementara menurut Pakar Epidemiologi Unair Windhu Purnomo, kebijakan boleh mudik ini disebut akan menghambat penanganan pandemi.

“Ini sangat berbahaya. Dan kita harus belajar dari India,” ujar Windhu, dalam sebuah wawancara kepada radio.

Windhu menuturkan, India sempat berhasil menekan pandemi Covid-19 hingga Februari 2021. Vaksinasi dan tes massal di India berjalan masif.

Namun, saat masa kampanye pemilu berjalan, banyak kerumunan muncul. Hal ini langsung meningkatkan kasus Covid-19 di India.

“Itu kebijakan (pelarangan mudik) harus betul-betul serius… Kebijakan yang membolehkan wisata seharusnya tidak boleh… Kerumunan karena keagamaan atau karena kampanye politik itu memicu penularan (Covid-19)” tegas Windhu.

Ini delapan wilayah yang boleh mudik,

  1. Medan Raya: Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo
  2. Jabodetabek: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi
  3. Bandung Raya: Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat
  4. Semarang Raya: Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, Purwodadi
  5. Yogyakarta Raya: Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul
  6. Solo Raya: Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Sragen
  7. Surabaya Raya: Surabaya, Gresik, Lamongan, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo
  8. Makassar Raya: Makassar, Takalar, Maros, Sungguminasa
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

“Ada Doraemon di Baron Hill” Wisata Guci Tegal Makin Woow,,,

Read Next

PBNU Terima Utusan Raja Saudi Arabia