ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Viral! Debt Collector Tantang Polisi Menangkapnya

Viral! Debt Collector Tantang Polisi Menangkapnya

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/04/2021). Ulah Debt Collector terkenal dengan arogan dan menakutkan terlebih saat melancarkan aksinya, menarik kendaraan secara paksa saat pemilik kendaraan terlambat bayar.

Seperti video yang dibagikan akun TikTok @Titi.

Dalam video itu, Titi mengaku memang sudah menunggak cicilan motor selama dua bulan.

@titi

suruh tanda tangan debcolektor yg meresahkan,bgaimn peraturannya kok msh sprti in

♬ original sound – Titi dafina

“Meresahkan masyarakat debt collector jalanan,” kata video dalam akun TikTok @Titi.

Pihak debt collector yang melakukan penarikan pun meminta sang pemilik kendaraan untuk menandatangani surat.

“Dipaksa suruh tanda tangan penarikan motor padahal 2 bulan telatnya,” terang akun itu.

Dalam video juga terlihat dua orang sedang berbincang.

Salah satunya yang mengenakan baju biru bahkan menantang polisi.

Pria itu mengaku tak takut jika ada polisi dateng ke kantornya.

“Mbak telfon polisi suruh ke sini. Kalau saya orangnya nggak bakalan takut,” kata pria baju biru itu.

Kemudian, dalam video selanjutnya, si pemilik akun pun akhirnya membayar cicilan yang telat selama dua bulan itu.

Parahnya setelah membayar cicilan, ia juga dimintai uang sebesar Rp 3,6 juta untuk menebus motornya.

“Setelah aku bayar cicilan motor dua bulan, aku harus bayar Rp 3,6 juta buat ambil motor saya yang sudah ditahan sama mereka,” ujarnya.

“Pelajaran buat saya, stnk pun lenyap diambil mereka. Hati-hati buat temen-temen semua,” kata pemilik akun Tiktok @titi.

Video tersebut juga mendapat banyak reaksi warganet, sebagian menyayangkan perbuatan para debt collector itu

“Sudah tidak ada lagi aturan debt collector menarik atau mengambil barang di jalan,” kata Amel Mawardi di kolom komentar.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Doa Hari ke-18 Ramadhan

Read Next

Khutbah Jum’at Di Puncak Ramadhan Masjid PBNU