ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Anies Bertemu Khofifah, Ditemani Pemimpin dari Demokrat, Ngapain Ya?

Anies Bertemu Khofifah, Ditemani Pemimpin dari Demokrat, Ngapain Ya?

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/04/2021). Berhembus kencang, kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Jawa Timur (Jatim) bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berbau-bau politik yang mengarah ke Pilpres 2024.

Adapun dalam kunjungannya itu, Anies ditemani dua pemimpin daerah dari Partai Demokrat. Dimana beredar kabar, hubungan historis Anies dan Partai Demokrat kadang panas, kadang dingin.

Kedua pemimpin dari Demokrat itu ialah Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Wabup Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. Dua kepala daerah di Kota Madiun dan Ngawi itu, diusung Partai Demokrat saat Pilkada.

Maidi dikabarkan memiliki kedekatan dengan Partai Demokrat meski juga disebut kader PDIP. Sementara itu, Ony Anwar Harsono-Dwi Rianto Jatmiko diusung Demokrat saat Pilkada Serentak 2020.

Terlebih pertemuan Anies dan khofifah, mengingatkan kembali keduanya sering masuk survei bursa calon presiden 2024.

Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengakui bila Anies Baswedan memang memiliki kedekatan historis dengan Partai Demokrat, karena Anies pertama kali menapaki dunia politik lewat jalur Partai Demokrat.

“Secara formal, Partai Demokrat adalah panggung pertama bagi Mas Anies masuk ke pentas politik kala menjadi peserta konvensi capres (calon presiden) Partai Demokrat pada 2013 yang lalu. Jadi ada kedekatan historis,” kata Kamhar Lakumani, dalam keterangannya kepada media, beberapa waktu lalu.

Saat itu, Anies Baswedan salah satu peserta Konvensi Partai Demokrat diikuti 11 peserta pada September 2013. Selain Anies, ada peserta lain seperti Hayono Isman, Dino Patti, Dahlan Iskan, Gita Wirjawan, Irman Gusman, Ali Masykur, Marzuki Ali, Endriartono Sutarto, Pramono Edhi dan Sinyo Hari.

Terkait konvensi Demokrat, Anies Baswedan pernah berpendapat konvensi Demokrat lebih demokratis.

“Kalau konvensi dengan Demokrat ini lebih demokratis karena publik yang memilih. Para peserta meminta pandangan publik. Jadi, publik yang jadi pemilih bukan internal. Dan saya rasa itu yang utama. Jauh beda dengan Golkar, yang semua meminta pandangan dari internal,” ujar Anies dalam surat pernyataannya yang diterima media, Selasa (07/01/2014) malam.

Sebagai informasi, Anies Baswedan ke Jawa Timur, ditemani Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Dusun Alas Pecah, Desa Geneng, Ngawi, Minggu (25/04/2021).

Kunjungan Anies untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pemenuhan kebutuhan beras DKI Jakarta dengan Kabupaten Ngawi.

Adapun yang dimaksud adalah Pemprov DKI Jakarta melalui PT Food Station Tjipinang Jaya bekerja sama dengan Pemkab Ngawi guna memperluas cakupan serapan gabah untuk pasokan beras di Ibu Kota.

Anies mengatakan selama ini Jakarta memiliki ketergantungan yang amat tinggi kepada produk pertanian dari luar daerahnya.

“Jakarta memiliki ketergantungan yang amat tinggi kepada produk pertanian dari luar Jakarta dan tidak ingin hanya menerima berasnya dengan kualitas baik, tetapi tak memikirkan kesejahteraan petaninya,” kata Anies di Ngawi, Minggu (25/04/2021).

Anies mengungkapkan kerja sama antardaerah di bidang pemenuhan pangan ini merupakan langkah Pemprov DKI untuk membalas budi kepada petani.

“Kerja sama antara Food Station Tjipinang Jaya adalah bagian dari usaha Jakarta untuk membalas budi para petani yang telah menyediakan pangan bagi kebutuhan kami masyarakat di perkotaan,” terang Anies.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Subhanallah.. Kiswah Ka’bah Asli Ada Di Gedung PBNU

Read Next

Abu Turob Prajjan Camplong Sampang Madura ke Museum Rasulullah di Probolinggo Jawa Timur