ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Temui Bupati Kuningan, Anies Bakal Kolaborasi Bidang UMKM, Pangan Hingga Wanawisata

Temui Bupati Kuningan, Anies Bakal Kolaborasi Bidang UMKM, Pangan Hingga Wanawisata

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/04/2021). Pada Sabtu (17/04/2021) kemarin, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama jajaran Forkopimda mengunjungi Bupati Kuningan, Acep Purnama di Pendopo Kantor Pemerintahan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Pertemuan itu bertujuan membuka komunikasi awal terkait potensi kerja sama antardaerah yang nantinya akan dibangun antara DKI Jakarta dan Kuningan.

Gubernur DKI, sebelumnya telah banyak membuat kolaborasi dan kerja sama antardaerah. Salah satunya, kegiatan panen bersama antara Food Station dengan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap guna menjaga pasokan beras warga Jakarta.

“Silahturahmi akan membawa manfaat dan membuka intensitas kerja bersama antara Jakarta dan Kuningan, terlebih kami kemarin coba di Cilacap, kami berpikir bisa tidak kerja sama dengan Kuningan, mungkin bukan hanya beras bisa jadi telur yang saya dengar produksi telurnya surplus,” kata Anies, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/04/2021).

“Kita akan siapkan materi komunikasi dan kita siapkan juga skema kolaborasinya, baik itu melalui BUMD kita seperti Food Station atau melalui program-program kita seperti Jakpreneur, sehingga suasana ini yang kita harapkan pola kerja sama lebih luas dan banyak lagi,” lanjutnya.

Dalam hal ini, Anies berharap kerja sama antardaerah terbangun, sehingga ekonomi bergeliat kembali.

“Sekarang kami sedang menggenjot dan mencoba menghidupkan kembali kegiatan perekonomian. Kita coba manfaatkan momentum stabilitas pengendalian COVID-19 untuk peningkatan kegiatan perekonomian,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Acep Purnama menjelaskan bahwa potensi wilayahnya adalah keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun para pelaku UMKM di Kuningan mengaku memiliki kesulitan akses ke pemasaran produknya, diharapkan kerja sama ini nantinya akan membuka jalan kepada pasar yang lebih luas.

“Di Kuningan ada sekitar 45 ribu UMKM per hari, ini berdasar perizinan yang kami berikan, dan akan sangat relevan jika pemberdayaan UMKM berjalan karena di sini tidak ada industri. Jadi tantangannya adalah pemasaran terhadap produk UMKM kami,” katanya.

Tak hanya UMKM nantinya kerjasama antar antardaerah ini diketahui juga akan menyasar sektor produk kebutuhan pangan hingga wanawisata.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Musik Lesung Tradisional Jawa

Read Next

Mau Buka Puasa atau Sahur Pakai Ikan? Ingat Jangan Makan Ikan Seperti Ini