ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

KPK Kesulitan Usut Kasus Pajak, Diduga Barang Bukti Dibawa Kabur

kpk gedung

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/04/2021). Kasus dugaan rasuah terkait pemeriksaan perpajakan pada 2016 sampai 2017 di Direktorat Jenderal Pajak sulit didalami oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Diketahui, dokumen terkait kasus itu dilaporkan berpindah-pindah.

Berawal dari penyidik mendapatkan informasi dokumen itu disimpan di truk di Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Akan tetapi, ketika didatangi penyidik, barang bukti itu sudah tidak ada.

“Saat ini kami sedang melakukan pencarian,” ujar pelaksana tugas juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri, dalam keterangannya kepada media, beberapa waktu lalu.

KPK meminta masyarakat melapor bila mengetahui keberadaan truk yang membawa dokumen itu. Masyarakat bisa menghubungi call center 198 atau menyambangi KPK langsung.

Ali menegaskan siapa pun yang berani memindahkan truk itu segera menghadap KPK. KPK tidak segan menindak orang yang memindahkan truk itu menjadi tersangka perintangan penyidikan.

“Pasal 21 Undang-Undang Tipikor yang telah dengan tegas memberikan sanksi hukum bagi pihak-pihak yang diduga dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan proses penyidikan yang sedang berlangsung,” kata Ali.

Kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Pajak sudah masuk ke tahap penyidikan. KPK sudah menetapkan tersangka dari kasus itu.

KPK masih belum mau membocorkan nama tersangka. Akan tetapi, tersangka sudah dicegah agar tidak bisa kabur ke luar negeri.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Belajar Budidaya Maggot BSF

Read Next

Ngaji Risalah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah 01