ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Daftar Sekolah Kedinasan, Catat! Ini yang Perlu Diperhatikan

Sekolah Kedinasan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/04/2021). Para calon pendaftar sekolah kedinasan perlu memperhatikan beberapa hal.

Ketika calon mendaftarkan diri sekolah kedinasan, beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan calon pelamar diantaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, ijazah/Surat Keterangan Lulus, dan dokumen lain sesuai dengan ketentuan sekolah kedinasan yang dilamar.

Sebelumnya diberitakan pendaftaran sekolah kedinasan telah dibuka sejak 9 hingga 30 April 2021. Sebanyak delapan instansi membuka pendaftaran sekolah kedinasannya.

Kemudian saat akan daftar ke sekolah kedinasan yang dituju, calon pelamar diwajibkan untuk membuat akun SSCASN DIKDIN di situs dikdin.bkn.go.id. Saat membuat akun, calon pelamar akan diminta untuk memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Plt. Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Teguh Widjinarko menuturkan, dalam tahapan ini calon pelamar kerap kali mengalami kendala karena ketidaksesuaikan data antara NIK dan KK.

“NIK atau KK calon pelamar kerap kali tidak terdeteksi karena NIK atau KK tidak terdaftar,” kata Teguh, dalam keternagan tertulisnya.

Calon pelamar, kata Teguh, agar NIK atau nomor KK tidak menjadi hambatan saat akan mulai mendaftar sekolah kedinasan.

Jadi, bila terdapat ketidaksesuaikan data antara NIK dan Nomor KK/NIK Kepala Keluarga, calon pelamar dapat mengajukan perbaikan data ke Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat sesuai alamat KTP dan Disdukcapil Pusat untuk melakukan perbaikan data sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki.

Data kependudukan harus dipastikan sudah tersinkronisasi dengan server Dukcapil Pusat. Calon pelamar dapat menghubungi Direktorat Jenderal Dukcapil Pusat melalui email callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id.

“Kendala NIK dan KK yang belum terdaftar atau pertanyaan terkait juga bisa disampaikan melalui Layanan Helpdesk Ditjen Dukcapil di nomor telepon 1500537 atau melalui WhatsApp di nomor 08118005373,” kata Teguh.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Menggosok Gigi Saat Puasa, Apakah Batal?

Read Next

Iran Mulai Memperkaya Uranium Hingga 60 Persen