ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Tersangka Unlawful Killing, Terancam Dibui 15 Tahun

Polisi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/04/2021). Bareskrim Polri resmi menetapkan status tersangka Unlawful Killing terhadap tiga polisi penembak 4 orang laskar FPI pengawal Rizieq Shihab.

Namun identitas para pelaku belum diungkap, tetapi satu dari tiga orang sudah diketahui, karena pelaku meninggal dunia saat proses penyidikan.

Para tersangka diduga terlibat kasus Unlawful Killing atau penembakan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek.

Para tersangka itu merupakan anggota Polda Metro Jaya. ketiganya terancam Pasal 338 juncto dan Pasal 351 KUHP, maksimal hukuman 15 tahun penjara.

“Tetap seperti kemarin Pasal 338 Jo Pasal 351 KUHP,” ujar Rusdi, dalam keterangannya, Rabu (07/04/201).

Adapun bunyi Pasal 338 adalah, ‘Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun’.

Penyidikan akan dilakukan terhadap dua tersangka karena satunya dengan inisial EPZ meninggal dunia. Namun hingga kini prosesnya masih terus berjalan dan berproses.

“Jadi kelanjutannya, terdapat dua tersangka anggota yang terlibat dalam peristiwa KM 50. Oleh karena itu pada rekan-rekan sekalian kami tunggu saja, tugas yang dilaksanakan penyidik untuk dapat menuntaskan kasus KM 50 ini secara profesional, transparan dan akuntabel,” terang Rusdi.

Rusdi mengatakan penyidikan salah satu tersangka yakni EPZ harus dihentikan karena EPZ meninggal dunia.

“Akan tetapi ada satu terlapor inisial EPZ meninggal dunia berdasarkan 109 KUHAP, karena yang bersangkutan meninggal dunia maka penyidikannya langsung dihentikan,” kata Rusdi.

Lebih lanjut, Rusdi mengungkapkan, EPZ, meninggal dunia karena kecelakaan tunggal ketika mengendarai motor di Tangerang Selatan (Tangsel).

“Salah satu terlapor yaitu EPZ itu telah meninggal dunia karena kasus kecelakaan tunggal yaitu terjadi pada tanggal 3 Januari 2021 sekitar pukul 23.45 WIB. TKP kecelakaan tunggal tersebut di Bukit Jaya, Kecamatan Setu Kota, Tangerang Selatan. Kecelakaan roda dua motor Scoopy,” jelas Rusdi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Presiden: Pemerintah Akan Tegas pada Intoleransi yang Mengancam

Read Next

SE MenPANRB : ASN Boleh Mudik, Asalkan..