ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

PDAM Giri Tirta Gresik Digeledah KPK

Pejabat Kemensos Ditangkap KPK, Terkait Bansos Covid-19

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/04/2021). Di sejumlah daerah di daerah Gresik, Jawa Timur, digelefah Tim Satgas KPK, pada Rabu (7/4/2021) malam . Salah satu tempat yang digeruduk lembaga antirasuah itu adalah kantor PDAM Giri Tirta Gresik.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan hal itu dan kini pihaknya tengah meminta keterangan beberapa saksi. Di mana KPK tengah membuka penyelidikan adanya dugaan korupsi di Jawa Timur.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, benar beberapa hari ini ada kegiatan KPK berupa permintaan keterangan sejumlah pihak oleh penyelidik KPK di wilayah Jawa Timur,” kata Ali, dalam keterangannya kepada media, Kamis (08/04/2021) dini hari.

Namun, Ali mengatakan kasus ini, masih tahap penyelidikan.

“Oleh karena masih tahap penyelidikan, maka kami tidak bisa sampaikan informasi lebih jauh kegiatan dimaksud,” kata Ali.

Pihaknya, kata Ali, akan memberikan perkembangan lebih lanjut terkait kegiatan tim antirasuah di Jawa Timur.

“Perkembangan hasil kegiatan tersebut akan kami sampaikan lebih lanjut,” terang Ali.

Sementara itu, puluhan warga gresik mendatangi Kantor PDAM Giri Tirta, Kamis (08/04/2021). Aksi moral ini mereka lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengusutan kasus dugaan korupsi di perusahaan air minum milik Kabupaten Gresik itu.

Koordinator aksi Safiudin menyampaikan, dugaan korupsi dana investasi Rp133 miliar di PDAM harus diusut tuntas.

“Kami mendukung KPK. Pelaku korupsi di Kabupaten Gresik harus dihukum seberat-beratnya,” terangnya.

Safiudin menduga PDAM Giri Tirta lebih mementingkan pihak pemodal seperti industri dan mal daripada pelayanan kepada masyarakat. Karena itu dia berharap kasus dugaan korupsi yang tengah ditelisik KPK ini bisa menjadi bahan evaluasi. 

Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zariyah mengaku, turunnya KPK soal dugaan korupsi di lingkungan PDAM menjadi evaluasi kinerjanya ke depan.

Aminatus mengatakan, KPK memang tengah menyelidiki dugaan korupsi investasi PT Dewata senilai Rp47 miliar dan PT Drupadi Rp86 miliar. Total anggaran investasi sebesar Rp133 miliar.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Infrastruktur di NTT Bakal Segera Dibangun, Tapi Tunggu Ini Dulu

Read Next

Menteri Pertanian Ucapkan Selamat Kepada PPPK Penyuluh Pertanian, Berapa Gajinya?