ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ibnu RusydI, Ilmuwan Paket Lengkap

Ibnu RusydI, Ilmuwan Paket Lengkap

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/04/2021). Abul al Walid Muhammad Ibnu Ahmad Ibnu Muhammad Ibnu Rusydl, yang selanjutnya lebih dikenal dengan nama Ibnu Rusydl atau Averrous, adalah seorang ilmuwan muslim yang sangat berpengaruh pada zamannya antara abad ke-12 dan beberapa abad berikutnya.

Ibnu RusydI, seorang ahli fisika dan bahasa juga seorang ahli filsafat Yunani Kuno. Di Dunia barat, Ibnu RusydI/Averusy (1198) dikenal dengan nama Averrous. Ibnu Rusydl berasal dari sebuah keluarga bangsawan terkemuka yang lahir pada tahun 1126 M di Qurtubah (Cordoba).

Ayahnya adalah seorang ahli hukum yang cukup berpengaruh di Cordoba, dan banyak pula saudaranya yang menduduki posisi penting di pemerintahan.

Latar belakang keluarga Ibnu Rusydi sangat mempengaruhi proses pembentukan tingkat intelektualitasnya di kemudian hari.

Mengenal Ibnu RusydI

Mengenal Ibnu RusydI

Ibnu Rusydi juga terkenal sebagai seorang filosof yang mengintegrasikan pemikiran Islam dengan tradisi pemikiran Yunani. Kebesaran Ibnu Rusydi sebagai seorang pemikir sangat dipengaruhi oleh zeitgeist atau jiwa zamannya. Abad ke-12 dan beberapa abad sebelumnya merupakan zaman keemasan bagi perkembangan ilmu pengetahuan di Dunia Islam, yang berpusat di Semenanjung Andalusia (Spanyol) di bawah pemerintahan Dinasti Abasiyah.

Kecerdasan yang luar biasa dan pemahamannya yang mendalam dalam banyak disiplin ilmu, menyebabkan ia diangkat menjadi kepala qadi atau hakim agung Cordoba, jabatan yang pernah dipegang oleh kakeknya pada masa pemerintahan Dinasti al Murabitun di Afrika Utara.Posisi yang prestisius dan tentunya diimpikan banyak orang. Posisi tersebut ia pegang pada masa pemerintahan Khalihaf Abu Ya’kub Yusuf dan anaknya Khalifah Abu Yusuf.

Para penguasa muslim pada masa itu dikenal sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan, bahkan mereka memerintahkan para ilmuwan untuk menggali kembali warisan intelektual Yunani yang masih tersisa, sehingga nama-nama ilmuwan besar Yunani seperti Aristoteles, Plato, Phitagoras, ataupun Euclides dengan karya-karyanya masih tetap dikenal sampai sekarang.

Poin terpenting dari kesuksesan ilmuwan ini dalam bidang ilmu pengetahuan adalah usahanya untuk menerjemahkan dan melengkapi karya-karya pemikir Yunani, terutama karya Aristoteles dan Plato, yang mempunyai pengaruh selama berabad-abad lamanya. Antara tahun 1169-1195, Ibnu Rusydi menulis satu segi komentar terhadap karya-karya Aristoteles, seperti De Organon, De Anima, Phiysica, Metaphisica, De Partibus Animalia, Parna Naturalisi, Metodologica, Rhetorica, dan Nichomachean Ethick. Semua komentarnya tergabung dalam sebuah versi Latin melengkapi karya Aristoteles. Komentar-komentarnya sangat berpengaruh terhadap pembentukan tradisi intelektual kaum Yahudi dan Nasrani.

Analisanya telah mampu menghadirkan secara lengkap pemikiran Aristoteles. Ibnu Rusydi pun melengkapi telaahnya dengan menggunanakan komentar-komentar klasik dari Themisius, Alexander of Aphiordisius, al Farabi dengan Falasifah-nya, dan komentar Ibnu Sina. Komentarnya terhadap percobaan Aristoteles mengenai ilmu-ilmu alam, memperlihatkan kemampuan luar biasa dalam menghasilkan sebuah observasi.

Liku-liku perjalanan hidup pemikir besar ini sangatlah menarik. Ibnu Rusydi dapat digolongkan sebagai seorang ilmuwan paket lengkap. Selain sebagai seorang ahli filsafat, ia juga dikenal sebagai seorang yang ahli dalam bidang kedokteran, sastra, logika, ilmu-ilmu pasti, di samping sangat menguasai pula pengetahuan keislaman, khususnya dalam tafsir Al Qur’an dan Hadits ataupun dalam bidang hukum dan fikih. Bahkan karya terbesarnya dalam bidang kedokteran, yaitu Al Kuliyat Fil-Tibb atau (Hal-Hal yang Umum tentang Ilmu Pengobatan) telah menjadi rujukan utama dalam bidang kedokteran.

Penasaran dengan ulasan tokoh-tokoh lainnya? cek disini..

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Sholawat: Allah Allah Aghisna

Read Next

Kajian Kitab Tanbihul Ghafilin: Penghuni Surga dan Keadaannya