ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Sekjen Kemendagri: RKP Agar Dijadikan Pedoman dalam Musrenbang Provinsi Jambi

Sekjen Kemendagri

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/04/2021). Sekretaris Jenderal  Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Muhammad Hudori, mengimbau agar target makro dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dijadikan pedoman dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jambi Tahun 2022.

“Penentuan target dalam RKPD Tahun 2022 Provinsi Jambi harus berpedoman pada target makro, yang nantinya dijabarkan dalam RKP Tahun 2022,” kata  Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori, Selasa (06/04/2021).

Target makro untuk Provinsi Jambi yang termuat dam Rancangan Awal RKPD antara lain, laju pertumbuhan ekonomi 4,21 persen-4,90 persen, tingkat kemiskinan 7,10 persen-7,05 persen, dan pengangguran terbuka 4,12-5,11persen.

Sedangkan, sasaran pembangunan yang direncanakan dalam rancangan awal RKP Tahun 2022 antara lain,  pertumbuhan ekonomi (5,4 persen-6,0 persen) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (5,5 persen-6,2 persen).

Hudori juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi  telah mengusulkan proyek pembangunan atau Major Project kepada Pemerintah Pusat, melalui Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2021. 

“Total usulan provinsi yang diakomodir adalah sebanyak 8 usulan, sementara total usulan provinsi yang dibahas lebih lanjut adalah 19 usulan,” terangnya.

Hudori beraharap penyesuaian alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat dilakukan dengan penanganan kesehatan, dan penyediaan jaring pengamanan sosial.

“Pemerintah Daerah juga harus mendorong kepada Kabupaten/Kota untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial dan jaring pengaman sosial,” harapnya.

Selain itu, Pemprov Jambi agar memperhatikan beberapa hal antara lain, menyusun substansi perencanaan dengan meenekankan penanganan dan pemulihan ekonomi.

“Saya berharap seluruh pemangku kepentingan yang hadir hendaknya memberi saran, dan masukan agar RKPD Provinsi Jambi Tahun 2022 betul-betul dapat menyerap aspirasi masyarakat,” tambahnya. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ramadan, Dindagkop-UKM Kota Pekalongan Minta Masyarakat Cerdas Saat Berbelanja

Read Next

Muhammadiyah: Polisi Mohon Berubah