ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Muhammadiyah: Polisi Mohon Berubah

Muhammadiyah

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/04/2021). Meski terorisme merupakan ancaman besar bagi Negara dan Bangsa, pemerintah tidak semestinya menegakan hukum dengan mengabaikan prinsip kemanusiaan.

Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Trisno Raharjo memberi catatan kepada kepolisian terkait penanganan terorisme.

Trisno mendorong pemerintah agar melaksanakan penegakan hukum yang humanis dan transparan. “Sampai saat ini tidak kurang 131 terduga yang meninggal. Saya belum menghitung yang di Mabes Polri,” kata Trisno dalam keterangan tertulis di Muhammadiyah, Selasa (06/04/2021).

Trisno memahami bahwa polisi menghadapi risiko besar dalam melawan terorisme.

Sewajarnya, polisi hanya melumpuhkan terduga dan dibawa ke proses di pengadilan. Oleh karena itu, Trisno mendorong agar Komnas HAM juga dilibatkan dalam penanganan terorisme. “Yang harus digunakan sistem hukum pidana. Kalau logikanya peperangan, seperti pakai UU subversif pada masa lalu,” katanya.

Logika peperangan dalam menumpas terorisme layak diubah. Sebab, sudah saatnya polisi meringkus terduga terorisme dengan cara dilumpuhkan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Sekjen Kemendagri: RKP Agar Dijadikan Pedoman dalam Musrenbang Provinsi Jambi

Read Next

Cair!, Subsidi untuk Nasabah KPR