ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Maksa Mau Mudik? Ini Lho Hukumannya..

Maksa Mau Mudik? Ini Lho Hukumannya..

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/04/2021). Tahun ini dilarang mudik lagi, masyarakat Indonesia terpaksa harus menahan rindu akan kampung halaman. Pemerintah melarang mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan larangan ini diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.

Kabag Operasional Korlantas Polri, Kombes Pol. Rudy Antariksawan menyampaikan pihaknya bakal menggelar sosialisasi mengenai larangan ini kepada masyarakat.

“Menjelang tanggal 6-17 Mei 2021, kita akan melakukan sosialisasi yang masif, biar masyarakat paham betul kalau mudik Lebaran itu dilarang,” ujar Rudy dalam keterangannya kepada media, beberapa waktu lalu.

Hukuman bagi pengendara nekat mudik

Bila anda memaksakan diri alias nekat mudik, kata Rudy, akan ada pemeriksaan di perbatasan provinsi, kota dan kabupaten.

“Kalau ada yang nekat, ya nanti kita sudah siapkan pos-pos penyekatan di perbatasan provinsi, kota atau kabupaten. Kalau nekat ya kita kembalikan ke asalnya,” kata Rudy.

mudik

Lebih dari 300 titik penyekatan tersebar di Lampung hingga Bali

Sebanyak 333 titik checkpoint disiapkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, dan titik itu tersebar di sepanjang wilayah Lampung hingga Bali.

Titik-titik itu akan digunakan polisi untuk memutarbalikkan kendaraan yang hendak mudik Idul Fitri 2021.

“(Mekanisme putarbalik) Iya sama (seperti tahun lalu), jadi nanti disekat-sekat. Yang melintas diperiksa, diputarbalikkan,” ujar Rudy, dalam keterangannya kepada media, Selasa (06/04/2021).

Petugas hanya memperbolehkan mereka melintas bila memiliki surat tugas ataupun dalam keadaan terdesak.

“Yang boleh jalan itu adalah orang yang dalam keadaan dinas, mendesak, ada surat tugasnya. Kalau dia mungkin orang tuanya sakit keras, atau mau melayat itu ada surat keterangan dari lurah bisa itu,” terang Rudy.

Lebih lanjut, Rudy mengatakan titik-titik checkpoint yang disiapkan oleh aparat kepolisian akan tersebar di beberapa perbatasan wilayah antara Kota dengan Kabupaten. Kemudian juga, terdapat titik penyekatan di jalan arteri ataupun jalan tol.

Meski begitu, Rudy bisa menyebutkan satu satu terkait titik-titik lokasi checkpoint itu.

Hanya saja, dia memastikan lokasi itu bisa menahan lajur arus mudik Idul Fitri 2021 karena mayoritas jalur yang dilewati pengendara akan disekat.

“Dari Lampung sampai Bali saya gak bisa nyebutin satu-satu, pokoknya tiap antar kota antar kabupaten ada pos sekat. Jadi dari Sumatera mau ke Jawa gak bisa, Jawa Sumatera gak bisa. Dari jakarta mau ke Jawa, juga gak bisa,” terang Rudy.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pakar Lebanon: Dokumen Kerja Sama Iran-China Mengakhiri Unipolaritas AS

Read Next

Duh! Reseller dan Dropshipper Bisa Tergerus di Era Digitalisasi