ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

BLT UMKM 2021 Cair 2 Tahap, Segera Daftar dan Penuhi Syarat Ini

BLT UMKM 2021 Cair 2 Tahap, Segera Daftar dan Penuhi Syarat Ini, Bansos 300 Ribu

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/04/2021). BLT UMKM 2021 cair dua tahap. Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) segera disalurkan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM).

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kuota BLT UMKM 2021 adalah 12,8 juta orang. Adapun anggaran yang siapkan sebesar Rp 15,36 triliun untuk 2021

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya menyampaikan, penyaluran BLT UMKM akan dilakukan secara bertahap sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2021.

Untuk tahap pertama, pemerintah telah menyediakan anggaran sebesar Rp 11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro.

Sementara anggaran BLT UMKM 2021 tahap kedua sebesar Rp 3,6 triliun bagi 3 juta pelaku usaha mikro.

“Bantuan ini diberikan kepada seluruh pelaku usaha mikro terdampak pandemi. Baik sudah menerima tahun lalu, maupun belum menerima yang sudah diusulkan ataupun yang sedang diproses,” kata Eddy dalam keterangan persnya, Selasa (06/04/2021).

Pada BLT UMKM kali ini, kata Eddy, penerima tahun lalu tidak semua menerima bantuan lagi.

“Bagi yang menerima tahun lalu memang tidak semua yang dapat tahun ini, karena kami melakukan evaluasi terhadap penerima yang tahun lalu ada kekurangan, salah satunya salah sasaran sehingga itu dibersihkan datanya,” lanjut Eddy.

Kemenkop dan UKM mempunyai target menerima data sebesar 3,2 juta dari usulan dinas yang membidangi koperasi dan UKM kabupaten/kota selama April 2021 sebagai upaya untuk mencapai target penyaluran sebanyak 9,8 juta pelaku usaha mikro.

“Bisa jadi kita akan minta tambahan lagi,” katanya.

blt umkm 2021, Sudah Cair, Ini Link Cek Data Penerima Bansos dari Kemensos

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim menyampaikan pengajuan usulan untuk daftar BLT UMKM akan berakhir pada 31 Agustus 2021.

Syarat terima BLT UMKM 2021

Berikut persyaratan yang harus dipenuhi:

  • Belum pernah menerima dana BPUM.
  • Telah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya.
  • Pelaku Usaha Mikro tidak sedang menerima KUR.
  • Warga Negara Indonesia.
  • Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.
  • Memiliki Usaha Mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan.
  • Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, pegawai BUMN, atau pegawai BUMD.

Bila melihat pendaftaran seperti sebelumnya.

Bila anda ingin mendapatkan bantuan ini, bisa mendaftar ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) kabupaten atau kota di wilayah masing-masing.

Pelaku UMKM bisa mendaftarkan diri atau mengajukan dirinya ke pengusul yang sudah ditentukan.

Pengusul yang dimaksud adalah dinas yang membidangi koperasi dan UKM, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga, perbankan, dan perusahaan pembiayaan lain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Silahkan siapkan dokumen ini:

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Alamat tempat tinggal
  • Bidang usaha
  • Nomor telepon
  • Masyarakat yang belum memiliki rekening bank juga masih bisa mendaftar BLT UMKM.

Pasalnya, mereka akan dibuatkan oleh bank penyalur jika sudah dinyatakan berhak menerima bantuan.


Kemudian bila ingin mengecek status penerima BLT UMKM, anda dapat mengunjungi laman eform.bri.co.id/bpum.

Akan tetapi, tautan untuk layanan pengecekan NIK Penerima BPUM di eform.bri.co.id/bpum BRI masih tutup untuk sementara.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan layanan pengecekan NIK Penerima BPUM dapat tetap dilakukan pada laman eform.bri.co.id/bpum.

Akan tetapi untuk saat ini layanan pengecekan penerima BPUM 2021 pada laman tersebut belum dibuka kembali.

“Karena tengah dilakukan pemutakhiran data pada sistem dan akan segera dibuka kembali,” kata Aestika, dalam keterangannya kepada media, Jumat (02/04/2021)

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Duh! Reseller dan Dropshipper Bisa Tergerus di Era Digitalisasi

Read Next

Presiden: Hindari Praktik Keagamaan Ekslusif dan Tertutup