ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Yasonna Laoly Ungkap Kekesalannya Dituding Bela Demokrat Kubu Moeldoko

Yasonna Laoly Ungkap Kekesalannya Dituding Bela Demokrat Kubu Moeldoko

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/04/2021). Konflik di Partai Demokrat menyeret nama Yasonna Laoly yang saat ini menjabat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham).

Yasonna Laoly mengungkapkan kedongkolannya di program Karni Ilyas Club, Jumat (02/04/2021). Tak sedikit yang curiga bila Yasonna membela kubu Moeldoko dan pihak AHY menuding prahara Partai Demokrat diintervensi oleh pemerintah.

“Banyak orang sebelumnya mengira dalam kisruh Partai Demokrat yang akan menang adalah Jenderal Moeldoko. Kenapa, karena beliau orang istana, kepala KSP, dan perkara harus diputuskan Menkumham yang notabenenya adalah pembantu presiden,” kata Karni Ilyas.

Yasonna Laoly menanggapi apa yang disampaikan Karni Ilyas. Yasonna menyinggung beberapa politisi Partai Demokrat.

“Saya sudah sampaikan pada saat pak SBY, atau sebelumnya Andi Arief dan orang-orangnya termasuk AHY. Bahkan AHY sebagai Ketua Umum mengirim surat ke istana, kita itu sudah sebetulnya dongkol banget,” kata Yasonna Laoly.

“Dicatutlah nama saya. Dia bilang itu ada (pertemuan) Menkumham dan Moeldoko,” lanjutnya.

Tudingan terhadapnya, menurut Yasonna Laoly merupakan bentuk dari ketidakdewasaan dalam mengelola partai politik.

Pasalnya, apabila ada masalah internal partai, terlebih dahulu harus dilakukan konsolidasi menyeluruh.

“Bukan lari kemana-mana tuding sana sini,” kata Yasonna.

Yasonna Laoly mengakui memang sering bertemu Moeldoko di istana tetapi tidak pernah membicarakan hal itu.

Lebih lanjut, Yasonna menerangkan bahwa penyelesaian prahara Partai Demokrat tentu memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Saya sudah katakan sesuai peraturan perundang-undangan dan AD/ART partai politik. Dua yang harus dirujuk, UU Nomor 2 tahun 2008 dan UU Nomor 2 tahun 2011 yang merujuk AD/ART partai politik tersebut,” terangnya.

Walau demikian, Yasonna Laoly menyayangkan kubu AHY sudah ribut terlebih dulu dan menuding-nuding pihaknya melakukan intervensi dan sebagainya.

“Saya katakan, kami akan konsisten, tapi jangan dong belum belum, bahkan belum ada KLB, sudah ribut menuding-nuding kita,” kata Yasonna Laoly.

“Kalau dari sisi gondoknya ya AHY pasti itu. Tudingan-tudingan tak beralasan. Tapi kita mau tunjukkan kita ini netral, makanya saya umumkan, saya menyesalkan tudingan-tudingan intervensi pemerintah,” tegasnya.

Yasonna Laoly lantas menyinggung Menko Luhut yang menurutnya pernah didatangi oleh kubu Moeldoko.

“Saya tahu Pak Luhut pernah didatangi resmi. Sama saya tidak pernah ada yang datang baik dari yang protes KLB maupun Moeldoko. Namun demikian kita akan menegakkan aturan seusai AD/ART. Itu saja,” jelas Yasonna.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Penjual Airgun ke Penyerang Mabes Polri Terlibat Jaringan Teroris, Densus 88: 26 Orang Ditangkap Awal Tahun 2021

Read Next

Keamanan Negara Terancam, Mantan Putra Mahkota Yordania Ditangkap