ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Tancap Gas! Demokrat Kubu Moeldoko Siap Bertarung di Pengadilan

KLB Digelar Hari Ini Meski Ditolak Partai Demokrat

Konfirmasitimes.com-Jakarta (03/04/2021). Demokrat kubu Moeldoko akan membawa masalah Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang ke pengadilan.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat hasil KLB Max Sopacua.

Max mengatakan kesiapannya untuk bertarung dipengadilan nanti. Segala materi yang dibutuhkan guna memenangkan babak gugatan di pengadilan tengah dipersiapkan. Max juga mempersilahkan majelis hakim nantinya untuk secara cermat mempertimbangkan bukti-bukti yang disampaikan Demokrat versi KLB.

“Yang jelas kami sudah siapkan bahan-bahan yang akan kami bawa sesuai arahan pengadilan. Dan untuk nanti dilihat saja oleh hakim,” ujar Max dalam keterangannya kepada media, Jumat (02/04/2021).

Meski pemerintah Indonesia melalui Kemenkumham menolak hasil KLB Deli Serdang, Max percaya Demokrat kubu KLB bakal mendulang kemenangan di tahap pengadilan. Ia juga sudah enggan mempermasalahkan kegagalan di tahap Kemenkumham.

“Kekurangan di Kemenkumham tidak bisa dipenuhi lagi. Kita di pengadilan sekarang bicara betul atau tidak,” kata Max.

Sementara untuk persidangan nanti, Max masih irit bicara materi apa saja yang tengah disiapkan Demokrat kubu Moeldoko.

“Kami belum bisa bicarakan materi pengadilannya untuk sekarang,” katanya.

Tidak hanya menyiapkan materi gugatan berupa dokumen melainkan Max sudah mengumpulkan orang-orang yang dianggap bisa bersaksi soal kesalahan Demokrat kubu Cikeas.

“Kami juga siapkan saksi-saksinya,” kata Max.

Sebelumnya diberitakan Pemerintah Indonesia melalui Menkumham Yasonna H Laoly, mengumumkan tak bisa menolak maupun menerima permohonan kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB yang diajukan Jhoni Allen Marbun.

“Kami sudah buat surat kepada Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko dan sebagai pemohon pada waktu itu Saudara Jhoni Allen Marbun permohonan hasil KLB terkait perubahan AD/ART dan perubahan kepengurusan,” kata Menkumham Yasonna H Laoly dalam konferensi pers virtual, Rabu (31/03/2021).

Dengan demikian, Hasil pemeriksaan yang dilakukan, Menkumham menegaskan permohonan yang diajukan kubu Moeldoko ditolak.

“Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil KLB di Deli Serdang 5 Maret 2021 ditolak,” kata Yasonna.

Ia menyebut, pemeriksaan itu berdasarkan pada peraturan terkait pendirian badan hukum perubahan AD/ART dan perubahan parpol.

“Tata cara pemeriksaan dilakukan berdasarkan Peraturan Menkumham Nomor 34 Tahun 2017 tentang tata cara pendirian badan hukum perubahan AD/ART dan perubahan parpol,” jelas Yasonna.

Lebih lanjut, Yasonna mengungkapkan alasan pemerintah menolak permohonan yang diajukan kubu Moeldoko.

“Dari hasil verifikasi terhadap seluruh kelengkapan dokumen fisik masih terdapat beberapa kelengkapan belum dipenuhi antara lain perwakilan DPD-DPC tidak disertai mandat dari ketua DPD-DPC,” katanya.

Walaupun ada penolakan dari pemerintah, Yasonna mempersilahkan kubu Moeldoko untuk menggugat ke pengadilan, jika keputusan tersebut dirasa tidak sesuai.

“Jika pihak KLB Deli Serdang merasa bahwa AD/ART tidak sesuai dengan undang-undang parpol, silakan lah digugat di pengadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Yasonna.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jumat Agung; Begini Pesan Presiden

Read Next

Keuangan China Diprediksi Memburuk