ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Siap-siap Ganti Kartu ATM Lama Anda Sebelum Kena Blokir

atm

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/03/2021). Semua ATM lama berbasis magnetic stripe akan diblokir. Hal itu berdasarkan keluarnya Surat Edaran Bank Indonesia (BI) No.17/52/DKSP tentang Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number Online 6 (Enam) Digit untuk Kartu ATM dan/atau Kartu Debet yang Diterbitkan di Indonesia. 

Jadi Bank di Indonesia akan melakukan pemblokiran dengan menerapkan batas waktu pemblokiran kartu ATM yang berbeda-beda ke nasabah.

Peraturan itu dari Bank Indonesia (BI) yang mana mewajibkan pergantian kartu ATM nasabah dilakukan sebelum 31 Desember 2021. Namun, ini merupakan batas waktu maksimal.

Sehingga masing-masing bank akan menerapkan jadwal yang berbeda-beda, ada yang lebih cepat, dan ada yang tetap mengikuti bank sentral nasional.

atm

BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mematok batas waktu pergantian dan blokir kartu ATM magnetic stripe ke chip pada 30 April 2021. Ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh kartu ATM magnetic stripe yang sudah akan berakhir masa berlakunya.

“Jika sampai dengan batas waktu tersebut belum dilakukan penggantian kartu menjadi kartu BNI debit chip, maka BNI dapat melakukan penonaktifan kartu debit tersebut,” kata Corporate Secretary BNI Mucharom.

Bagi nasabah yang mau mengganti kartu ATM-nya, bisa mengunjungi seluruh kantor cabang BNI terdekat. Selain itu, bisa juga melalui BNI SONIC (Self Service Opening Account) yang merupakan layanan pembukaan rekening ganti kartu secara mandiri yang beroperasi 24 jam penuh dan bebas biaya.

Bank berlogo 46 itu mencatat jumlah kartu ATM yang sudah migrasi dari magnetic stripe ke chip mencapai lebih dari 10 juta pengguna atau mendekati 80 persen dari total kartu ATM BNI per Januari 2021.

Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk misalnya, menerapkan batas waktu pergantian kartu ATM magnetic stripe ke chip paling lambat pada bulan maret untuk kartu dengan masa berlaku sampai 2021-2022. Lewat dari bulan ini atau mulai 1 April 2021, kartu ATM magnetic stripe dengan masa berlaku 2021-2022 tidak bisa lagi digunakan alias diblokir.

“Pemblokiran akan dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap pertama pada 1 April 2021 untuk kartu dengan expiry date 2021-2022,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha, dalam keterangannya kepada media, Rabu (24/03/2021).

Tetapi, kartu ATM magnetic stripe dengan masa berlaku sampai 2023-2025 masih bisa digunakan setelah 1 April 2021. Tapi, kartu ATM itu tetap harus segera diganti karena batas waktu pergantian dan pemblokirannya akan jatuh pada 1 Juni 2021.

Kemudian dengan kartu ATM magnetic stripe dengan masa berlaku sampai 2026 ke atas. Kartu itu tetap perlu diganti meski batas waktu pergantian dan blokirnya baru berlaku per 1 Juli 2021.

“Nasabah yang belum melakukan penggantian kartu ke debit chip agar segera melakukan penggantian untuk menghindari pemblokiran,” ujarnya.

Rudy menyampaikan, untuk mengganti kartu ATM nasabah bisa datang ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat. Bisa juga ke Mandiri CS Machine yang berlokasi di Pondok Indah Mall, Senayan City Mall, Kota Kasablanka Mall, Mandiri Cabang Depok, dan Mandiri Cabang Bekasi.

Menurut catatannya, sudah ada 11,2 juta pemegang kartu ATM Bank Mandiri yang menggunakan kartu berbasis chip per 31 Januari 2021. Jumlahnya setara 76,1 persen dari total kartu ATM bank berlogo pita emas itu.

BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan migrasi kartu ATM lama berbasis magnetic stripes menjadi berbasis chip tercapai 100 persen pada September 2021.

Maka dari itu, nasabah BRI diminta segera mengganti kartu ATM lama. Adapun hingga Februari 2021, migrasi kartu ATM berbasis chip BRI sudah mencapai 82 persen.

Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto menyebut penggantian kartu bisa dilakukan di seluruh kantor cabang (kacab) Bank BRI di lebih dari 9.000 unit kerja Bank BRI. Jika ingin mengganti kartu menjadi berbasis chip, jangan lupa membawa KTP dan kartu ATM yang ingin diganti.

“Penukaran kartu ATM hanya membawa kartu ATM/Debit BRI dan KTP tanpa dikenakan biaya atau gratis,” kata Aestika.

BCA

PT Bank Central Asia Tbk alias BCA membatasi waktu pergantian sesuai batas maksimal dari BI, yaitu 31 Desember 2021. Namun, BCA tetap meminta nasabah segera mengganti kartu ATM-nya tanpa harus menunggu batas waktu maksimal karena lebih terjamin keamanannya.

“Semakin cepat penggantian kartu dilakukan maka akan semakin baik untuk meningkatkan keamanan dalam bertransaksi. Efektif 1 Januari 2022, Paspor BCA lama berbasis magnetic stripe praktis sudah tidak dapat lagi digunakan untuk bertransaksi,” terang Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn.

Per Februari 2021, jumlah kartu ATM BCA yang sudah berganti menjadi chip mencapai 19 juta kartu. Jumlahnya setara 81 persen dari total sekitar 23 juta kartu ATM BCA.

atm

Ciri-ciri kartu ATM magnetic stripe yang akan diblokir

Menurut Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, dari sisi fisik jika diamati secara teliti Anda bisa mudah mengenali ciri-ciri kartu ATM magnetic stripe atau kartu ATM lama.

Bentuk fisik kartu ATM yang masih berbasis magnetic stripe memiliki pola garis hitam memanjang pada bagian belakang kartu. Pita hitam di bagian belakang kartu itu menyimpan data dan akan terbaca ketika kamu melakukan transaksi.

Jika pita hitam pada kartu ATM berbasis magnetic stripe rusak, maka kartu ATM sulit terbaca. Hal ini berbeda dengan ciri fisik kartu ATM chip atau versi terbaru setelah ditukar.

Ciri fisik kartu ATM chip adalah memiliki chip di salah satu bagian kartu. Chip tersebut ada di bagian depan kartu, dan kebanyakan terletak di sisi kiri kartu ATM.

Chip pada kartu ATM tak jauh berbeda dengan kartu perdana ponsel yang kamu miliki. Chip berbentuk kotak kecil, umumnya berwarna gold atau emas, disertai beberapa garis di bagian dalamnya.

Pun dari sisi teknologi, kartu ATM berbasis chip lebih aman ketimbang kartu ATM berbasis magnetic stripe. Kartu chip ini mengurangi risiko terjadinya aksi kejahatan, seperti skimming pada kartu ATM.

Jika kartu ATM milikmu masih berbasis magnetic stripe, kamu bisa segera menggantinya dengan mendatangi kantor cabang bank masing-masing. Hal ini terkait pula dengan aspek keamanan.

Kartu ATM berbasis magnetic stripe mudah digandakan karena data nomor kartu, expire date, nama nasabah, dan lainnya disimpan pada magnetic stripe. Terminal dan bank host pun tidak dapat memastikan keaslian kartu yang digunakan pada saat transaksi.

Sementara kartu berbasis chip tidak mudah digandakan karena data yang disimpan dapat lebih banyak di dalam chip yang memiliki CPU, memory, sistem operasi, aplikasi, dan fungsi kriptografi.

Kemudian, keaslian kartu dapat dipastikan dengan metode Offline CAM dan Online CAM. Kartu ATM lama hanya untuk pemakaian khusus Bank Indonesia menegaskan, penggunaan teknologi magnetic stripe masih diperbolehkan, terbatas pada Kartu ATM/Debet yang diterbitkan atas dasar rekening simpanan tertentu, meski pada prinsipnya penggunaan teknologi chip adalah kewajiban.

“Penggunaan teknologi lainnya, yaitu teknologi magnetic stripe, masih diperbolehkan untuk Kartu ATM/Debet yang diterbitkan atas dasar rekening tabungan yang memiliki saldo paling banyak Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah) berdasarkan perjanjian tertulis antara Penerbit dan nasabah,” tulis BI dalam dokumen Frequently Asked Questions terkait aturan ini.

Selain itu, Kartu ATM/Debet yang menggunakan teknologi magnetic stripe masih dapat dipergunakan, namun paling lambat tanggal 31 Desember 2021 hanya dapat ditransaksikan bila didasarkan pada rekening yang diperjanjikan bersaldo maksimal Rp5 juta.

Maka, terhitung tanggal 1 Januari 2022 nanti, pemrosesan transaksi Kartu ATM/Debet dilakukan sebagai berikut:

a. Pada prinsipnya seluruh transaksi dari Kartu ATM/Debet yang diterbitkan dan melakukan transaksi di Indonesia wajib diproses dengan menggunakan standar nasional teknologi chip dan PIN online 6 (enam) digit.

b. Khusus untuk transaksi Kartu ATM/Debet tertentu yang masih diperbolehkan menggunakan teknologi magnetic stripe, wajib diproses secara domestik dengan menggunakan teknologi magnetic stripe dan PIN online 6 (enam) digit.

Kemudian bagi Kartu ATM/Debet yang /Debet yang diterbitkan di luar negeri, teknologi dan pemrosesan transaksi autentikasinya berupa PIN atau tanda tangan.

“Transaksi Kartu ATM/Debet yang diterbitkan di luar negeri dapat diproses dengan menggunakan teknologi chip atau magnetic stripe dan sarana autentikasi berupa PIN atau tanda tangan, sesuai standar yang berlaku bagi kartu tersebut,” kata BI.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ujian Alfiyah Ibnu Malik

Read Next

Ramadan 2021; Ini yang Harus Diperhatikan Saat Sholat Tarawih di Masjid Nabawi