ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Peneliti Ungkap Mengapa Anda Tidak Perlu Kesal dengan Hal-hal Kecil

Peneliti Ungkap Mengapa Anda Tidak Perlu Kesal dengan Hal-hal Kecil

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/03/2021). Studi baru meneliti tentang aktivitas otak oleh para peneliti di University of Miami (AS) telah menemukan bahwa cara otak manusia menilai rangsangan negatif sekilas, seperti secangkir kopi yang dijatuhkan, dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis jangka panjang.

Para peneliti menganalisis data dari 52 peserta dalam Studi Besar Abad Pertengahan (MIDUS). Peserta pertama-tama menyelesaikan kuesioner tentang kesejahteraan psikologis mereka. Kemudian, selama seminggu, mereka setiap hari melaporkan melalui telepon tentang peristiwa stres yang terjadi pada mereka hari itu dan emosi (positif atau negatif) yang mereka alami. Para ahli kemudian memberikan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) kepada peserta, yang mengukur dan menampilkan aktivitas otak subjek saat mereka melihat dan mengevaluasi 60 gambar positif dan 60 gambar negatif, diselingi dengan 60 gambar netral.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience menemukan bahwa orang yang amigdala kirinya menahan rangsangan negatif selama beberapa detik lebih cenderung melaporkan emosi positif dalam hidup mereka, yang seiring waktu tumbuh menjadi kesejahteraan psikologis yang lebih berkelanjutan di masa depan. Sebaliknya, orang yang amigdala kirinya bereaksi lebih lama terhadap hal-hal negatif lebih cenderung melaporkan emosi negatif dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini menjelaskan mengapa beberapa orang mungkin membiarkan secangkir kopi merusak hari mereka, sementara yang lain tidak memikirkannya setelah membereskan kekacauan,” Kata Nikki Puchetti, penulis utama studi tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jangan Macam-macam Sama Kyai Cirebon, Ini Bukti Kesaktiannya

Read Next

Peringatan Isro Mi’roj Bersama Habib Haedar Alwi Assegaf