ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Cus! Pelaku Usaha Harus Semangat!, Potensi Pemasaran Produk Halal Arab Indonesia Terbuka Lebar

Cus! Pelaku Usaha Harus Semangat!, Potensi Produk Halal Arab Indonesia Terbuka Lebar

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/03/2021). Menyusul adanya pembicaraan Indonesia dan Arab Saudi dalam mempersiapkan kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH), dengan begitu tentunya potensi bisnis produk halal antara kedua negara terbuka lebar.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag), Sri Ilham Lubis.

“Oleh karena itu, kerja sama kita dan Arab Saudi di bidang Jaminan Produk Halal ini penting,” kata Sri Ilham Lubis.

Sri Ilham Lubis menilai pemenuhan kebutuhan produk halal berupa bahan makanan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan para jemaah haji dan umrah jumlahnya cukup besar. Beberapa tahun lalu untuk pemenuhan kebutuhan tersebut, Indonesia masih memasok bahan makanan dari berbagai negara. Misalnya, beras dari Vietnam, daging dari India, serta ikan dan daging ayam dari Brazil.

“Di samping memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini, kerja sama ini diharapkan ke depan akan mendorong nilai produk halal kita ke Arab Saudi, sehingga terus mengalami peningkatan,” kata Sri Ilham, dalam keterangannya, Selasa (23/03/2021).

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sebelumnya pada Senin (22/03/2021) mengadakan pertemuan yang membahas peningkatan hubungan kerja sama dalam bidang JPH. Inisiatif kerja sama tersebut disampaikan oleh Direktur Halal Center Saudi Food Drug Authority (SFDA), Yousif Alharbi, dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo, telah meminta agar produk dalam negeri digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan bagi jemaah haji dan umrah dari Indonesia.

Para pelaku usaha produk halal di Indonesia perlu mengoptimalkan produk dalam negeri sehingga dapat dipasarkan produknya ke Arab Saudi, khususnya produk halal yang berupa bahan makanan untuk jemaah haji dan umrah. Apalagi, jumlah jemaah haji Indonesia adalah yang terbesar di dunia. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Mengintip Masjid Cina di Banten

Read Next

Qasidah Yaa Rasulallah dan Maulana Versi Grup Hadroh Ahbaabul Anbiya Patikraja, Banyumas