ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ini Link Cek Pengumuman SNMPTN 2021, Bila Gagal Bisa Coba Cara Ini

Ini Link Cek Pengumuman SNMPTN 2021, Bila Gagal Bisa Coba Cara Ini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/03/2021). Penerimaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021 ini sebanyak 110.459 orang dinyatakan lulus seleksi.

Kabar itu diumumkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Pendaftar PTN 1 tercatat sebanyak 593.667 orang dan pendaftar PTN 2 508.414 orang. Sementara itu, pendaftar pelamar dengan KIP Kuliah 134.134 orang.

Pada tahun ini, ada sekitar 593.667 sekolah yang ikut serta dimana terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu SMA (392.947), SMK (130.102), MA (69.934), PKBM (144), SPK SMA (419) dan lainnya (121).

“Ada penambahan sekolah. Namun, standarnya masih sama kalau A 40 Persen, kalau B 25 Persen dan C 5 Persen,” kata Ketua Tim Pelaksana LTMPT Mohammad Nasih.

Mohammad Nasih menyampaikan peserta SNMPTN 2021 lulus seleksi PTN 1, PTN 2, dan Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah.

“Jumlah peserta yang diterima SNMPTN 2021 sebanyak 110.459 orang,” ujar Mohammad Nasih, saat konferensi pers di Youtube Channel LTMPT Official, Senin (22/03/2021).

Mohammad Nasih menyebutkan dari 110.459 orang:

  • Pendaftar yang diterima di PTN 1 sebanyak 100.356 orang. Keputusan tersebut berlaku untuk pilihan pertama dan kedua.
  • Jumlah peserta yang diterima di PTN 2 sebanyak 10.103 orang.
  • Jumlah peserta yang diterima SNMPTN 2021 melalui KIP Kuliah 29.904 orang.

“Daya tampung total pada SNMPTN 2021 sebanyak 113.203 orang. Jumlah pendaftar total 854.599 orang untuk, PTN 1 dan PTN 2,” lanjutnya.

Untuk peserta yang ingin melihat pengumuman bisa mengklik laman https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id atau 28 mirror site pada tautan berikut ini:

Berikut ini list laman mirror pengumuman SNMPTN 2021:

Universitas Gadjah Mada https://snmptn.ugm.ac.id/

Universitas Syiah Kuala https://snmptn.unsyiah.ac.id/

Universitas Sriwijaya https://snmptn.unsri.ac.id/

Universitas Indonesia https://snmptn.ui.ac.id/

Institut Pertanian Bogor https://snmptn.ipb.ac.id/

Institut Teknologi Bandung https://snmptn.itb.ac.id/

Universitas Airlangga https://snmptn.unair.ac.id/

Universitas Terbuka https://snmptn.ut.ac.id/

Universitas Mataram https://snmptn.unram.ac.id/

Universitas Sumatera Utara https://snmptn.usu.ac.id/

Universitas Hasanuddin https://snmptn.unhas.ac.id/

Universitas Negeri Surabaya https://snmptn.unesa.ac.id/

Universitas Malikussaleh https://snmptn.unimal.ac.id/

UPN Veteran Jatim https://snmptn.upnjatim.ac.id/

Institut Seni Budaya Indonesia https://snmptn.isbi.ac.id/

Universitas Negeri Semarang https://snmptn.unnes.ac.id/

Universitas Negeri Makassar https://snmptn.unm.ac.id/

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa https://snmptn.untirta.ac.id/

Universitas Negeri Yogyakarta https://snmptn.uny.ac.id/

Universitas Diponegoro https://snmptn.undip.ac.id/

Universitas Tanjungpura https://snmptn.untan.ac.id/

Universitas Lambung Mangkurat https://snmptn.ulm.ac.id/

Universitas Andalas https://snmptn.unand.ac.id/

Universitas Padjadjaran https://snmptn.unpad.ac.id/

Institut Teknologi Sepuluh November https://snmptn.its.ac.id/

Institut Teknologi Kalimantan https://snmptn.itk.ac.id/

Universitas Sam Ratulangi https://snmptn.ut.ac.id/

Universitas Negeri Padang https://snmptn.ut.ac.id/

Solusi Gagal SMPTN 2021

UTBK- SBMPTN 2021 menjadi solusi bagi Anda yang ingin kuliah di universitas negeri. Beberapa waktu lalu dibuka pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021. Bagi Anda yang belum mendaftar atau gagal di SNMPTN 2021, jangan khawatir karena masih ada cara lain.

Anda masih ada kesempatan untuk bisa kuliah di salah satu Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) di Indonesia.

Adapun caranya yaitu dengan mengikuti UTBK- SBMPTN 2021.

Kabar baiknya, bagi Anda lulusan tahun 2019 dan 2020 juga bisa mengikuti. Jadi tidak hanya untuk lulusan baru saja yang bisa daftar UTBK- SBMPTN 2021.

Namun sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut.

  1. Untuk mengulang, Anda harus lulusan SMA/sederajat tahun 2019/2020. Lulusan 2018 ke atas sudah expired untuk ikutan UTBK tahun ini.
  2. Anda yang sudah lulus SNMPTN, maka tidak bisa ikutan lagi UTBK-SBMPTN 2021. Misalnya, jika sudah lulus di SNMPTN 2020, karena salah program studi (Prodi) maka memutuskan untuk pindah. Sehingga Anda tidak bisa lagi mengikuti UTBK-SBMPTN 2021.
  3. Materi UTBK-SBMPTN 2021 memiliki perbedaan dengan ujian di tahun 2020 dan 2019. Di tahun 2020, ujiannya hanya tes potensi skolastik (TPS), sementara di 2021 ada tambahan plus tes kompetensi akademik IPA/IPS.
  4. Bila Anda pernah gagal di UTBK, maka memberikan Anda pengalaman. Pastinya, Anda lebih siap menghadapi ujian, dibanding peserta yang tidak mengulang.
  5. Persiapkan dua hal ini dengan lebih matang, yakni pilihan prodi dan penguasaan materi ujian. Jadi, jangan hanya salah satu saja.
  6. Pilihan prodi dan kampus tahun ini lebih banyak, bila dibanding tahun sebelumnya. Ada 40 politeknik yang berpartisipasi dengan berbagai program D4. Kemudian PTN juga mulai memasukkan prodi D4 mereka di SBMPTN 2021. Ada pula PTN yang memiliki prodi baru.
  7. Cek lagi syarat prodi yang Anda inginkan, terutama soal lintas jurusan. Memang di SBMPTN 2021 nilai rapor Anda tidak dilihat. Tapi ada prodi dan PTN yang mensyaratkan pendaftar lulusan jurusan SMA tertentu.
  8. Kerjakan UTBK dengan maksimal. Selain untuk SBMPTN 2021, skor UTBK juga bisa dipakai di seleksi mandiri tiap PTN, seleksi beberapa perguruan tinggi swasta, hingga penilaian calon mahasiswa baru di salah satu perguruan tinggi kedinasan.
  9. Pendaftaran UTBK dilakukan bersamaan dengan pendaftaran SBMPTN. Artinya, Anda belum mengikuti tes dan belum mendapatkan hasil ketika diminta menetapkan pilihan. Anda bisa mempertimbangkan kemampuan dirimu, data passing grade dari tahun sebelumnya, ketetatan persaingan, dan lainnya.
  10. Di tahun ini, rencana ujian masih dengan menerapkan protokol kesehatan. Sangat penting untuk mengikuti aturan tersebut.

UTBK Kapan?

UTBK 2021 kabarnya akan dilaksanakan pada bulan puasa mendatang. Sehingga, peserta diimbau untuk tidak makan atau minum selama di dalam ruangan.

Prof. Nasih, Ketua LTMPT, dalam peluncuran PMB 2021 pada 4 Januari lalu menyampaikan, UTBK akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Per gelombang berlangsung selama 7 hari. 

“Setiap hari dilakukan dua sesi, pagi dan siang. Ini rencana dari pelaksanaan UTBK 2021,” kata Prof. Nasih.

Materi UTBK-SBMPTN 2021

Prof. Nizam, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), dalam pembukaan peluncuran PMB 2021 mengatakan, karena sudah ada gambaran situasi yang akan dihadapi, materi UTBK dikembalikan seperti tahun-tahun sebelumnya. 

UTBK 2021 akan kembali mengujikan Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Berikut penjabaran dari materi UTBK-SBMPTN 2021:

  • Tes Potensi Skolastik (TPS)

Mengukur kemampuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. 

Yang akan diujikan dalam TPS adalah kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. 

Kemampuan kuantitatif sendiri akan mencakup pengetahuan dan penguasaan matematika dasar. Sebagian soal pada TPS akan disajikan dalam Bahasa Inggris. 

Mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. 

TKA juga mengukur kemampuan kognitif peserta yang berkaitan langsung dengan konten mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. TKA menekankan pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Kelompok ujian UTBK 2021

Kelompok ujian pada UTBK 2021 adalah Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial Humaniora (Soshum), dan Campuran. Ketiga kelompok ini akan menyajikan materi ujian TPS dan TKA.

Yang membedakan adalah jenis TKA di masing-masing kelompok ujian. TKA Saintek di antaranya adalah matematika, fisika, kimia, dan biologi.

TKA Soshum adalah geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi. Untuk TKA Campuran, peserta akan mendapatkan materi TKA Saintek dan Soshum. 

Baik Saintek dan Soshum mendapatkan alokasi waktu selama 195 menit. Sedangkan Campuran selama 285 menit. 

Biaya pendaftaran UTBK 2021

Peserta yang akan mengikuti UTBK akan dikenakan biaya pendaftaran sesuai dengan kelompok ujian yang dipilih. Untuk kelompok ujian Soshum dan Saintek dikenakan biaya sebesar Rp 200.000. 

Sedangkan kelompok ujian Campuran dikenakan biaya Rp 300.000. Pembayaran biaya pendaftaran harus dibayarkan melalui Bank BNI, Bank Mandiri, atau Bank BTN maksimal 1×24 jam menggunakan slip pembayaran. 

Slip ini didapat setelah peserta melakukan pendaftaran di laman https://portal.ltmpt.ac.id/. Setelah mengisi data diri, pilih lokasi pusat UTBK PTN, kelompok ujian, dan sesi ujian yang diinginkan.  

Jadwal UTBK-SBMPTN 2021

  • Registrasi akun LTMPT: 7 Februari-12 Maret 2021.
  • Pendaftaran UTBK dan SBMPTN: 15 Maret-1 April 2021.
  • Pelaksanaan UTBK (2 gelombang): Gelombang 1 pada 12-18 April 2021 dan Gelombang 2 pada 26 April-2 Mei 2021. 
  • Pengumuman hasil seleksi jalur SBMPTN: 14 Juni 2021 pada pukul 15.00 WIB. 
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Guar Budaya Pasal #6 Heureuy Jeung Putra Ajengan Bagian 2 Bareng Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya

Read Next

PRO GROWES : Kambing Ku Kejar Hadiah Ku Dapat