ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ilmuwan Harvard Temukan Hormon yang Memengaruhi Keinginan Untuk Membelanjakan Uang

Ilmuwan Harvard Temukan Hormon yang Memengaruhi Keinginan Untuk Membelanjakan Uang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/03/2021). Sebuah studi baru oleh para ahli dari Harvard Medical School telah menunjukkan bahwa kadar hormon ghrelin yang lebih tinggi, yang merangsang nafsu makan, memengaruhi keputusan keuangan.

Ghrelin memberi sinyal pada otak untuk makan dan dapat memodulasi jalur otak yang mengontrol sistem penghargaan. Kadar hormon ini berfluktuasi sepanjang hari tergantung pada asupan makanan dan metabolisme individu.

Penelitian dilakukan di antara 84 partisipan wanita berusia 10 hingga 22 tahun. 50 di antaranya mengalami gangguan makan (anoreksia nervosa), 34 lainnya sehat. Para peneliti menguji kadar ghrelin dalam darah para peserta sebelum dan sesudah makan standar, yang sama untuk semua subjek. Setelah makan, mereka mengikuti ujian di mana mereka harus membuat keputusan keuangan. Peserta diminta untuk memilih antara hadiah uang tunai langsung atau uang dalam jumlah besar tetapi ditangguhkan, seperti $ 20 hari ini atau $ 80 dalam 14 hari.

Penelitian itu menunjukkan bahwa perempuan yang sehat dengan tingkat yang lebih tinggi ghrelin lebih cenderung untuk memilih langsung, tapi kurang moneter imbalan, daripada mengharapkan lebih banyak uang. Preferensi ini juga menunjukkan bahwa mereka cenderung membelanjakan lebih banyak secara impulsif. Tidak ada hubungan antara kadar ghrelin dan pilihan uang pada wanita dengan kelainan makan karena mereka resisten terhadap ghrelin.

“Temuan kami menunjukkan bahwa ghrelin mungkin memainkan peran yang lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya dalam perilaku penghargaan dan keputusan pengeluaran. Kami berharap ini akan menjadi inspirasi untuk penelitian di masa depan tentang peran ghrelin dalam perilaku dan persepsi manusia,” Kata Franziska Plessou, salah satu penulis studi tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Rusia Luncurkan 38 Satelit Milik 18 Negara

Read Next

Masak Cipir