ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Begini Pengakuan Pria Lampung yang Penggal Ayahnya

Begini Pengakuan Pria Lampung yang Penggal Ayahnya

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/03/2021). Seorang Pria berinisial K (31) diamankan pihak berwenang. Polisi menduga K memenggal dan mengarak kepala ayahnya keliling kampung.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Sendangrejo, Kecamatan Sendangagung, Lampung Tengah, Lampung.

“Ya betul (ada kejadian anak penggal dan arak kepala ayah kandung). Kejadiannya kemarin (22/03/2021) siang, pukul 13.00 WIB. Pelaku ini inisialnya K,” kata Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Sunggoro, dalam keterangannya kepada media.

Sejauh ini pelaku masih diobservasi kejiwaannya. Dengan begitu status hukumnya menunggu hasil observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Lampung.

“Status saat ini kita sedang tunggu observasi dari RSJ,” ujar Popon, dalam keterangannya, Selasa (23/03/2021).

Popon menyampaikan pihak kepolisian mendapat informasi K adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Kini polisi tengah membuktikan kebenaran dari informasi tersebut dengan mengirimkan K ke rumah sakit jiwa (RSJ).

“Belum (dapat dipastikan K seorang ODGJ). Jadi kemarin saya arahkan Pak Kapolsek untuk segera melakukan observasi dulu di RSJ Provinsi Lampung, di daerah Pesawaran,” kata Popon.

Mengaku dapat bisikan ghaib

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, K kepada polisi mengungkapkan ada bisikan gaib yang menyebut bakal ada kiriman santet dari ayahnya. Karena itu, KA pun dengan tega memenggal kepala ayahnya.

“Intinya dia mengaku mendapat semacam kaya bisikan atau apa, katanya bapaknya mau nyantet dia. Jadi kenapa dia memenggal kepala bapaknya, karena bapaknya mau nyantet dia. Jadi dia duluin dipenggal kepala bapaknya,” jelas Popon dalam keterangannya kepada media, Selasa (23/03/2021).Teg

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Nasihat Habib Jindan bin Novel bin Salim Jindan

Read Next

Makadir El Aminiyyah Semarang Voc. Ervina dan Maya Buana