ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Update Kasus Unlawful Killing Laskar FPI: Bukti Sudah Ditemukan

Update Kasus Unlawful Killing Laskar FPI: Bukti Sudah Ditemukan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/03/2021). Pasca Komnas HAM memberikan rekomendasi hasil dari investigasi kasus unlawful killing kepada empat laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu, Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto menyatakan pihaknya sudah memiliki bukti untuk meningkatkan status tiga personel Polda Metro Jaya menjadi tersangka.

“Saya rasa sudah (bukti – red), sabar ya,” kata Agus, dalam keterangannya kepada media, Senin (22/03/2021).

Sebelumnya sudah ada gelar perkara menaikkan kasus menjadi proses penyidikan.

“Hasil dari gelar perkara internal yang dilakukan hari ini, 10 Maret, status dinaikkan menjadi penyidikan dengan yang disangkakan terhadap tiga anggota Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi sebelumnya dalam bahwa penyidik mendalami pasal pembunuhan dalam perkara itu.

“(Dasar penyelidikan) Pasal 351 ayat (3) dan Pasal 338 (KUHP),” ujar Andi kepada wartawan, Rabu (03/03/2021).

“Tentang pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan mati,” lanjutnya.

Dalam peristiwa itu, terdapat empat Laskar FPI masih hidup sebelum polisi membawanya ke dalam mobil. Sementara, dua laskar yang lain telah meninggal saat bentrok hingga baku tembak pecah sebelumnya.

Polisi diduga menembak mati Laskar FPI yang tersisa lantaran diklaim melawan petugas. Atas hal itu, tiga anggota dari Polda Metro Jaya berstatus sebagai terlapor.

Adapun diketahui sebelumnya Polri telah menutup kasus dugaan penyerangan terhadap anggota polisi oleh enam Laskar FPI.

Kasus penyerangan itu ditutup lantaran orang tersangka yang telah dijerat oleh penyidik kepolisian telah meninggal dunia. Polri pun tinggal menangani kasus dugaan pembunuhan di luar proses peradilan atau unlawful killing tersebut.

“Kalau di unlawful killing itu artinya adalah anggota Polri yang membawa empat orang,” kata Andi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hypno Qur’ani For Motivation

Read Next

Siapkan Diri Daftar CPNS 2021, Ini Gaji PNS yang Bikin ‘Melongo’