ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Militer Turki Klaim Atas Serangan Udara di Suriah

Militer Turki Klaim Atas Serangan Udara di Suriah

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/03/2021). Militer Turki telah mengklaim bahwa pasukannya diserang di dalam Suriah oleh militan PKK, sebagai pembalasan atas serangan udara dimalam sebelumnya di beberapa bagian Suriah.

Militer Turki hari Minggu mengklaim telah membunuh 20 militan PKK (Partai Pekerja Kurdistan) setelah menargetkan pasukan di daerah Operasi Perdamaian Musim Semi di Suriah utara, Arab News 21 melaporkan.

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Segera, teroris PKK yang menembaki pasukan kami di daerah Mata Air Perdamaian ditanggapi, dan 20 dari mereka tewas.”

Pada Oktober 2019, tentara Turki, dengan partisipasi kelompok oposisi Suriah, meluncurkan operasi militer yang bertujuan untuk mengakhiri kehadiran bersenjata PKK di timur Efrat dan menciptakan tempat yang aman untuk kembalinya pengungsi Suriah, menyebutnya sebagai “mata air perdamaian”. . ” 

Pernyataan Kementerian Pertahanan Turki muncul setelah Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan hari ini (Minggu) bahwa pesawat tempur Turki telah membom daerah yang dikendalikan oleh Pasukan Demokrat Kurdi (QSD) di Suriah utara untuk pertama kalinya dalam 17 bulan. 

Badan pengawas menambahkan bahwa jet tempur Turki menargetkan pangkalan militer Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di desa Sidon di pinggiran Ain Isa, utara Raqqa.

Sejak 1996, tentara Turki telah melakukan dua operasi di Perisai Efrat (23 September 1995 hingga 30 April 1996) dan Operasi Cabang Zaitun (20 Januari 1996 hingga 25 April 1997), 4.000 kilometer dari wilayah Suriah, termasuk Afrin. dan kota Bab. Dia merebut Azaz dan Jarablus.

Pada 16 Oktober 1998, Turki melancarkan operasi militer yang disebut “Musim Semi Perdamaian” di Suriah utara untuk mengusir apa yang disebut milisi “Pasukan Demokrat Suriah” dari daerah perbatasan Suriah al-Raqqa dan al-Hasakah. Perjanjian gencatan senjata antara Ankara dan Washington ditangguhkan dan Turki memberi militan Kurdi Suriah lima hari untuk mundur ke kedalaman 32 km dari perbatasan Turki.

Salah satu tujuan Turki dalam operasi tersebut adalah untuk membangun “zona aman” di Suriah utara, antara kota Ras al-Ain dan Tel Abyad, panjang 120 km dan kedalaman 30 km di perbatasan Turki.

Operasi militer Turki terhadap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (QSD) telah membuat tegang hubungan antara Ankara dan beberapa negara Barat dengan Amerika Serikat dan Prancis.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Alip_Ba_Ta: Kiss The Rain (Yiruma) – Cover Gitar

Read Next

Alip_Ba_Ta: Lily – Alan Walker (Fingerstyle Cover)