ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Punya Bayi? Yuk Intip 6 Cara Membuat Akta Kelahiran Online

Cara Membuat Akta Kelahiran Online

Konfirmasitimes.com-Jakarta (21/03/2021). Bagi anda yang baru memiliki bayi, ulasan cara membuat akta kelahiran online ini akan membantu anda menyiapkan akta untuk sang buah hati tercinta.

Akta kelahiran paling lambat diurus selama 60 hari sejak kelahiran.

Akta kelahiran adalah dokumen yang wajib dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia.

Akta dijadikan sebagai tanda bukti sah mengenai Status dan Peristiwa Kelahiran seseorang yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Segala urusan administrasi anak kelak pastinya akan membutuhkan akta kelahiran. 

Bayi yang dilaporkan kelahirannya akan terdaftar dalam Kartu Keluarga dan diberi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar untuk memperoleh pelayanan masyarakat lainnya.

Sebagai hasil pelaporan kelahiran, diterbitkan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran.

cara membuat akta kelahiran online

Persyaratan cara membuat akta kelahiran online

Sebelum mengetahui cara membuat akta kelahiran online, ada beberapa syarat administrasi yang perlu disiapkan oleh orang tua.

Yang paling pertama adalah surat pelaporan kelahiran.

Menurut laman pemprov Jakarta, untuk mendapatkan surat pelaporan kelahiran, ada sejumlah dokumen yang harus dipersiapkan untuk dibawa ke Kelurahan nantinya.

1. Surat Pengantar RT/RW

2. Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit/Dokter/Bidan/Pilot/Nahkoda

3. Asli dan Fotokopi KK bagi penduduk/SKSKPNP bagi penduduk non permanen

4. Asli dan Fotokopi KTP Orang tua/SKDS/Surat Keterangan Pelaporan Tamu

5. Asli dan Fotokopi Surat Nikah/Akta Perkawinan Orang tua

6. Asli dan Fotokopi Paspor bagi Orang Asing

7. Surat Keterangan Kepolisian untuk anak yang tidak diketahui asal-usulnya

8. Surat Keterangan dari lembaga sosial untuk kelahiran anak penduduk rentan.

Cara membuat akta kelahiran online

1. Siapkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan

2. Daftar melalui online di website dinas dukcapil setempat. Misalnya https://kependudukancapil.jakarta.go.id/ untuk wilayah Jakarta, http://disdukcapil.bogorkab.go.id/ untuk wilayah Bogor, dan sebagainya

3. Gunakan NIK Kepala Keluarga atau nomor ponsel yang sudah terdaftar di Kemkominfo. Sistem akan mengirimkan validasi melalui nomor ponsel yang terdaftar. Penting untuk diingat, nomor tersebut tidak dapat didaftarkan lagi menggunakan NIK lain

4. Ikuti langkah-langkah yang tercantum di laman tersebut dan isi semua data dengan benar

5. Pemohon menerima bukti pendaftaran melalui e-mail dan akan menerima akta kelahiran dalam bentuk dokumen online

6. Pemohon bisa mencetak sendiri di rumah dari file yang sudah dikirimkan ke rumah lewat e-mail

6. Sedangkan jika pemohon mau mencetaknya di kantor Dispendukcapil, bawa bukti pendaftaran yang diterima di e-mail dan datang ke kantor Dispendukcapil setempat.

Perlu diingat, meskipun dokumen yang didapatkan berupa digital, kekuatan hukumnya sama dengan akta cetak.

Tahukah anda, sejak 1 Juli 2020 cetak Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran tidak lagi menggunakan jenis security printing melainkan dengan kertas HVS spek A4  80 gram.

Penggunaan kertas HVS dengan spek A4 80 gram untuk KK dan Akta Capil tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan.

Selain itu, perbedaan juga terdapat pada quick response code (QR code) yang kini disematkan pada akta.

Jika dahulu akta yang sudah selesai dicetak akan ditandatangani dan dicap, kini semua kertas akta akan disematkan gambar unik QR code.

Jadi, model akta kelahiran yang baru dicetak di atas kertas putih biasa, dan dengan QR code, tidak ada tanda tangan basah, tidak ada cap.

Ini berlaku secara nasional dan ini asli.

Bagaimana jika terlambat mengurus akta kelahiran

Proses pembuatan akta kelahiran di atas berlaku untuk mereka yang tepat waktu mengurusnya.

Apabila para orang tua terlambat dan baru mengurus akta kelahiran anak melebihi 60 hari setelah kelahiran, prosesnya akan lebih rumit dan lama.

Sebab, para orang tua memerlukan keputusan tertulis dari Dukcapil setempat sebelum diproses.

Ada juga kemungkinan para orang tua akan diminta membayar biaya keterlambatan. 

Daripada terlambat segera daftarkan. semoga ulasan cara membuat akta kelahiran online ini bermanfaat.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Warga Makassar; Harga Pertalite Hari Ini Sekelas Premium, Cek Sekarang!

Read Next

Mahasiswa Asing di 25 Negara Mulai Diizinkan Belajar Kembali di Rusia dengan Syarat Ini