ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Anda Bisa Terima KIP Kuliah Senilai Rp.12 Juta, Sudah Daftar Belum?

kip Kartu Indonesia Pintar

Konfirmasitimes.com-Jakarta (20/03/2021). Bagi para mahasiswa kini bisa mulai melakukan pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah.

Adapun, anggaran KIP Kuliah tahun ini naik dari semula Rp 1,3 triliun menjadi Rp 2,5 triliun.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melakukan perubahan skema KIP.

Tahun ini berbeda dari sebelumnya yakni biaya pendidikan tidak lagi pukul rata Rp 2,4 juta per semester. Berikut rinciannya:

  • Mahasiswa program studi dengan akreditasi A sebesar Rp 8 juta (batas maksimum di Rp 12 juta),
  • Mahasiswa program studi dengan akreditasi B sebesar Rp 4 juta, dan
  • Mahasiswa program studi dengan akreditasi C sebesar Rp 2,4 juta.

“Selanjutnya untuk biaya hidup per mahasiswa, biaya hidup dibagi menjadi 5 klaster daerah sesuai indeks harga berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas 2019),” kata Nadiem, dalam keterangan tertulisnya.

Ditahun sebelumnya, semua mahasiswa menerima Rp 700 ribu per bulan sehingga baik daerah dengan akomodasi yang lebih tinggi dan rendah, sama saja. Adapun besaran biaya hidup bulanan, diantaranya sebagai berikut:

Klaster 1 sebesar Rp 800.000
Klaster 2 sebesar Rp 950.000
Klaster 3 sebesar Rp 1,1 juta
Klaster 4 sebesar Rp 1,2 juta
Klaster 5 sebesar Rp 1,4 juta

Keunggulan KIP Kuliah

Ada sejumlah keuntungan bagi mahasiswa bila mendapatkan bantuan pendanaan melalui KIP Kuliah, yakni:

  1. Pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi seperti UTBK serta seleksi lain yang diusulkan oleh masing-masing panitia dan perguruan tinggi bagi siswa yang terdaftar di DTKS Kementerian Sosial (Kemensos).
  2. Pembebasan biaya kuliah/ pendidikan yang dibayarkan langsung ke perguruan tinggi.
  3. Bantuan biaya hidup, mulai tahun akademik 2021/2022 biaya hidup ditetapkan oleh Puslapdik berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal dari masing-masing wilayah Perguruan Tinggi.

Jangka waktu pemberian KIP Kuliah

Program Regular:

  • Sarjana maksimal 8 semester
  • Diploma Empat maksimal 8 semester
  • Diploma Tiga maksimal 6 semester
  • Diploma Dua maksimal 4 semester

Program Profesi:

  • Dokter maksimal 4 semester
  • Dokter Gigi maksimal 4 semester
  • Dokter Hewan maksimal 4 semester
  • Ners maksimal 2 semester
  • Apoteker maksimal 2 semester
  • Guru maksimal 2 semester

Catat! Syarat Penting dapat KIP

KIP Kuliah diperuntukkan bagi mahasiswa yang diterima di Perguruan Tinggi termasuk penyandang disabilitas dengan prioritas sasaran mahasiswa pemegang KIP, mahasiswa dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, mahasiswa afirmasi (Papua dan Papua Barat serta 3T dan TKI) serta mahasiswa terkena bencana, konflik sosial atau kondisi khusus. Keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah dibuktikan dengan:

  • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau
  • Berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH) atau
  • Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau
  • Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan atau
  • Mahasiswa dari keluarga yang masuk dalam desil kurang atau sama dengan kategori 4 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Hal yang perlu diketahui sebelum mendapatkan uang KIP, anda terlebih dulu perlu memiliki akun, pendaftaran Akun KIP Kuliah sendiri telah dibuka hingga 31 Oktober 2021.

Kemudian pendaftaran KIP Kuliah untuk UTBK-SBMPTN 2021 dibuka hingga 31 Maret 2021.

Perlu diingat usai anda selesai mendaftar akun, selanjutnya anda bisa mendaftar KIP Kuliah sesuai dengan jalur masuk Perguruan Tinggi, baik itu melalui SNMPTN, SNMPN, SBMPTN atau jalur mandiri.

KIP ini ditujukan kepada mereka yang memiliki potensi akademik yang baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi namun harus didukung dengan bukti dokumen yang sah.

Penerima KIP Kuliah ini diantaranya Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 tahun sebelumnya.

Kemudian syarat mendapatkan KIP, anda harus lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk Perguruan Tinggi dan diterima di PTN atau PTS pada Program Studi yang telah terakreditasi.

Selain itu, Pendaftaran KIP Kuliah untuk seluruh jalur masuk (SNMPTN, SBMPTN, SNMPN, SBMPN dan Mandiri) dilakukan secara daring melalui laman KIP Kuliah yaitu https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ atau lewat aplikasi KIP Kuliah mobile apps berbasis android di Play Store.

Penerima KIP Kuliah nantinya ditetapkan oleh Puslapdik atas usulan Perguruan Tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi di Perguruan Tinggi.

Tahapan pendaftaran KIP Kuliah

  1. Siswa melakukan Pendaftaran Akun secara mandiri di SIM KIP Kuliah melalui laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau melalui KIP Kuliah mobile apps berbasis android.
  2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif.
  3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah.
  4. Jika proses validasi berhasil, Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan.
  5. Siswa masuk ke dalam SIM KIP Kuliah dengan memasukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses untuk menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih proses seleksi yang akan diikuti (SNMPTN/ SBMPTN/ SNMPN/ SBMPN/ Mandiri).
  6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau SIM KIP Kuliah sesuai jalur seleksi yang dipilih pada seleksi nasional atau pada seleksi masuk di perguruan tinggi.
  7. Bagi calon penerima KIP Kuliah yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, dapat dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kelas Jurnal #01 Mengenal Publikasi Ilmiah

Read Next

Bikers Kalah Cepat Sama Pedagang Keliling