ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Jaksa Republik Menggugat Joe Biden

Israel dan Arab Saudi Bisa Gagalkan Rencana Timur Tengah Biden

Konfirmasitimes.com-Jakarta (19/03/2021). Jaksa di 21 negara bagian Republik di Amerika Serikat telah menggugat Presiden Joe Biden atas pembatalan proyek pipa minyak Keystone XL yang kontroversial dengan Kanada.

Negara bagian Republik, yang dua jaksa penuntutnya – Ken Paxton dari Texas dan Austin Nodson dari Montana – memainkan peran utama dalam gugatan tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Business News pada Kamis (18/03/2021), Business News melaporkan. Biden telah melanggar otoritasnya dengan mencabut lisensi untuk pipa Keystone pada hari pertamanya di Gedung Putih.

Menurut gugatan yang diajukan Rabu (waktu setempat) di pengadilan distrik Texas, Kongres seharusnya memiliki keputusan akhir mengenai konstruksinya, mengingat bahwa pipa tersebut melewati beberapa negara bagian AS.

Pembangunan pipa minyak Keystone sepanjang 1.200 mil (1.930 km) dimulai tahun lalu. Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menghidupkan kembali proyek yang telah lama tertunda yang terhenti dalam pemerintahan mantan Presiden Barack Obama.

Pipa tersebut akan mengangkut 830.000 barel minyak mentah sehari dari ladang minyak di Kanada barat ke kota Steele, Nebraska, dan dari sana ke jaringan pipa lain yang akan menghubungkan kilang minyak di lepas pantai Amerika Serikat.

Biden mencabut izin pipa karena kekhawatiran tentang memburuknya perubahan iklim.

Beberapa Demokrat, termasuk Senator Joe Mancin dari West Virginia dan John Tester dari Montana, telah meminta Biden untuk mempertimbangkan kembali keputusannya untuk menutup pipa.

Partai Republik percaya pengembangan pipa akan membantu menciptakan lapangan kerja. Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, telah menyatakan kekecewaannya atas keputusan Presiden AS Joe Biden mencabut izin pembangunan pipa minyak Keystone XL.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Adab Menuntut Ilmu

Read Next

9 Orang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Militer di Afghanistan