ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Inggris Bakal Bangun Rudal Supersonik Tercanggih dan Tercepat

Inggris Bakal Bangun Rudal Supersonik Tercanggih dan Tercepat

Konfirmasitimes.com-Jakarta (19/03/2021). Selain mengembangkan hulu ledak nuklir, pemerintah Inggris telah mengambil langkah untuk membangun rudal supersonik tercanggih dan tercepat sebagai bagian dari rencana untuk meninjau kebijakan pertahanan dan keamanannya.

British Daily Telegraph melaporkan pada hari Kamis bahwa pemerintah Boris Johnson telah mengalokasikan dana untuk pengembangan rudal supersonik dan pembangunan perangkat perang laser. Kementerian Pertahanan Inggris menilai proyek ini berisiko tinggi.

The Daily Telegraph melaporkan bahwa perkembangan itu terjadi karena Rusia memiliki rudal jelajah canggih yang mampu terbang dengan kecepatan Mach 8 dan mampu membawa hulu ledak nuklir dengan kecepatan 20 kali kecepatan suara. Rudal DIAF-17 China juga diklaim memiliki kemampuan ini, tetapi tidak ada cara untuk membuktikannya.

Menurut laporan tersebut, Angkatan Udara AS dijadwalkan untuk meluncurkan rudal baru pada latihan April yang dapat terbang dengan kecepatan Mach 6. Selain mengembangkan rudal baru, Kementerian Pertahanan Inggris juga ingin mengidentifikasi lebih baik bagaimana cara bertahan terhadap teknologi pertahanan baru.

Pemerintah Inggris pekan lalu mengumumkan tinjauan komprehensif atas kebijakan luar negeri dan pertahanannya; Sebuah dokumen yang menunjukkan bahwa London sedang mempersiapkan perubahan besar dalam tatanan dunia.

Berbicara tentang dokumen tersebut, Perdana Menteri Inggris mengatakan bahwa diplomasi akan selalu menjadi pilihan pertama untuk memajukan tujuan global Inggris, tetapi pada saat yang sama berbicara tentang peningkatan anggaran Inggris dan kehadiran militer di dunia serta modernisasi penangkal nuklirnya. Dia juga mengumumkan pembentukan kekuatan baru di militer negara yang disebut “Kekuatan Siber Nasional”.

Sebelumnya dikatakan bahwa Inggris hanya memiliki pendekatan defensif terhadap serangan siber, namun dengan perkataan Boris Johnson, menjadi jelas bahwa negara tersebut ingin menempuh kebijakan militer ofensif di bidang siber dan menyerang sasaran negara dan negara yang bermusuhan.

Boris Johnson menyebut tujuan meningkatkan anggaran militer untuk meningkatkan pengaruh global negara itu, menciptakan lapangan kerja dan menjaga persatuan dan integritas negara, dan menggambarkan inovasi sebagai kunci keberhasilan negaranya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

ANRI Kerjasama Dengan Perpustakaan PBNU

Read Next

Adab Menuntut Ilmu