ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

KKB Sandera Pesawat Susi Air, Pilot: Mereka Kecewa Tak Diberi Dana Desa

KKB Sandera Pesawat Susi Air, Pilot: Mereka Kecewa Tak Diberi Dana Desa

Konfirmasitimes.com-Jakarta (13/03/2021). Pesawat perintis milik Susi Air jenis Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY disandera Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Lokasi sandera tepatnya di Lapangan Terbang Wangbe, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua.

Menurut keterangan TNI, pilot pesawat Captain Ian John Terrence Hellyer warga Selandia Baru, menerangkan bahwa aksi KKB itu dipicu rasa kecewa lantaran tak diberi dana desa oleh kepala kampung setempat.

KKB sempat menodongkan senjata tajam kepada awak pesawat dan melarang pesawat membawa penumpang aparat TNI/Polri.

“KSB (kelompok sipil bersenjata-sebutan KKB versi TNI) sempat mengancam agar pesawat maskapai Susi Air dilarang membawa penumpang aparat TNI/Polri dan KSB juga menyampaikan kekecewaannya dengan kepala kampung karena tidak memberikan dana desa,” kata Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa , dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (12/03/2021).

Pilot pesawat Captain Ian John Terrence Hellyer kepada TNI, menjelaskan sebelum KKB melepas para sandera, kata Suriastawa, KKB berpesan ke pilot pesawat, yakni Susi Air, dilarang membawa penumpang aparat TNI/Polri dan supaya dana desa diberikan kepada mereka.

Pesawat milik PT ASI Pudjiastuti Aviation itu semula terbang dari Timika ke Lapangan Terbang Wangbe, Jumat (12/03/2021). Pesawat perintis itu membawa tiga penumpang, yaitu Ricky Dolame, Arikala Dolame, dan Arike Wandikbo.

Mereka sempat disandera 30 orang KKB selama dua jam, sekitar pukul 06.20 WIT. Suriastawa mengatakan pilot Susi Air mengaku dua di antara puluhan KKB itu membawa senjata laras panjang.

Beruntung, selama disandera dua jam, pilot dan tiga penumpang tidak mengalami tindak kekerasan oleh KKB. Lapangan Terbang Wangbe sendiri berjarak 43 km dari Sinak atau 48 km dari Sugapa. Area itu belum terjangkau jaringan telepon serta internet.

Hal senada juga turut disampaikan oleh Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. Ia membenarkan peristiwa penyanderaan di Ilaga itu.

“Iya benar itu kemarin kejadiannya, pilot dan pesawat ditahan oleh KKB selama dua jam, tapi sudah diperbolehkan terbang kembali,” Kata Fakhiri kepada wartawan, Sabtu, (13/03/2021).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Doa Iftitah NU dan Artinya

Read Next

Lomba Hadits dengan Gerakan