ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Arab Saudi Bantah Pertemuan Antara Mohammed Bin Salman dengan PM Israel

Menlu Arab Saudi Bantah Pertemuan Mohammed Bin Salman dengan PM Israel

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/03/2021). Arab Saudi, yang sebelumnya membantah pertemuan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di kota Nium, kali ini menolak laporan penting media Israel tentang pertemuan keduanya di Abu Dhabi.

Seorang pejabat pemerintah Saudi membantah laporan tersebut sebagai tanggapan atas laporan media Israel bahwa Mohammed bin Salman mengunjungi UEA hari Kamis untuk bertemu dengan Benjamin Netanyahu.

Menurut pejabat Saudi yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada Reuters bahwa laporan media Israel tentang pertemuan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dengan pemimpin Israel di Abu Dhabi pada hari Kamis adalah tidak benar.

Dia menekankan bahwa Mohammed bin Salman tidak akan melakukan perjalanan ke UEA hari Kamis dan tidak akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Netanyahu.

Media Zionis mengungkapkan pada Rabu malam bahwa sangat mungkin Benjamin Netanyahu, yang dijadwalkan mengunjungi Uni Emirat Arab pada Kamis, juga akan bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Perusahaan Radio dan Televisi Israel (KAN) telah mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut akan berlangsung pada hari Kamis.

Menurut laporan media, Netanyahu akan melakukan perjalanan ke Abu Dhabi pada hari Kamis untuk kunjungan pertamanya sejak normalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab, dan akan bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Zayed.

Kunjungan Netanyahu ke UEA terjadi hanya beberapa hari sebelum pemilihan umum Israel.

Media Arab juga mengungkapkan pada Desember 1999 bahwa Netanyahu diam-diam mengunjungi Arab Saudi di hadapan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan bertemu dengan bin Salman.

Menurut laporan itu, Netanyahu meninggalkan Bandara Ben Gurion menuju Arab Saudi dan bertemu dengan Putra Mahkota Ben Salman dan kemudian Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di New York.

Informasi yang diposting di situs pelacakan penerbangan juga mengkonfirmasi bahwa sebuah pesawat telah terbang dari Palestina yang diduduki ke Arab Saudi.

Dalam pernyataannya, Menteri Pendidikan Israel juga mengonfirmasi pertemuan antara Netanyahu dan Bin Salman.

Menyusul berita tersebut, Reuters melaporkan bahwa Raja Salman bin Abdulaziz dari Arab Saudi tidak mengetahui kunjungan rahasia Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke negaranya dan bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengklaim pada bulan Januari bahwa dia baru-baru ini melakukan perjalanan diam-diam ke beberapa negara Arab.

Netanyahu mengangkat masalah ini pada pertemuan tertutup para pemimpin Likud ketika ditanya apakah Israel bermaksud untuk menormalkan hubungan dengan wilayah Kurdi Irak.

“Saya baru-baru ini mengunjungi beberapa negara Arab, dan sama seperti saya tidak dapat mengumumkan kunjungan saya ke UEA sebelumnya (sebelum normalisasi hubungan), saya tidak dapat menyebutkan nama negara-negara ini sekarang,” kata Netanyahu di antara anggota partainya.

Menyusul pengumuman kunjungan rahasia Netanyahu ke dunia Arab, Jerusalem Post melaporkan bahwa Netanyahu tampaknya merujuk ke salah satu negara tersebut, Arab Saudi, dan kunjungan kontroversialnya ke New York November lalu.

Amerika Serikat, Israel dan Uni Emirat Arab mengeluarkan pernyataan bersama pada 14 Agustus 1999, mengumumkan penandatanganan kesepakatan untuk menormalisasi hubungan antara Abu Dhabi dan Tel Aviv dan dimulainya hubungan diplomatik antara kedua belah pihak.

Upacara penandatanganan perjanjian normalisasi antara Tel Aviv dan Manama di satu sisi dan perjanjian perdamaian Israel dengan UEA pada 15 September secara resmi ditandatangani di Gedung Putih di hadapan mantan Presiden AS Donald Trump dan keduanya. negara-negara Teluk Arab yang kecil. Fars mengungkapkan hubungan resminya dengan Zionis selama bertahun-tahun.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

PBB Mengutuk Kekerasan oleh Militer Myanmar

Read Next

Sekelompok Orang Ritual Tanpa Busana di Rawa Gegerkan Warga Cigeulis