ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Polri Bakal Pecat Seorang Jenderal, Siapa Itu?

Polri Bakal Pecat Seorang Jenderal, Siapa Itu?

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/03/2021). Brigadir Jenderal (Brigjen) Prasetijo Utomo divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dengan hukuman 3,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Brigjen Prasetijo Utomo dihukum karena terbukti menerima suap penghapusan red notice di Interpol atas nama Djoko Tjandra.

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengatakan, secepatnya mereka menggelar sidang komisi kode etik profesi (KKEP) terhadap Prasetijo yang masih menjadi jenderal aktif.

“Menunggu yang bersangkutan (Prasetijo) banding atau tidak. Kalau diterima artinya sudah inkrah, kami laksanakan kode etik profesi,” ujar Ferdy, dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (10/03/2021).

Pada sidang KKEP ini , kata Ferdy digelar untuk proses pemecatan terhadap Prasetijo.

Pemecatan ini juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 terkait anggota Polri yang melakukan tindak pidana.

“Divisi Propam Polri akan segera melakukan pemeriksaan dan pemberkasan sebelum melaksanakan sidang KKEP,” kata Ferdy.

Majelis menyatakan Brijen Prasetijo Utomo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menerima suap USD 100 ribu dari terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali Djoko Tjandra melalui Tommy Sumardi.

Selain hukuman penjara, majelis menghukum Brigjen Prasetijo pidana denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Prasetijo Utomo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan alternatif pertama,” terang Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/03/2021).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp 100 juta dengan ketentuan bila denda tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 6 bulan,” kata Damis.

Vonis hakim lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) yang meminta agar Prasetijo divonis 2,5 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Sihir / Santet Bisa di Deteksi dengan Satu Jari Telunjuk

Read Next

Kisah Nu’ayman Bin Amr : Sahabat yang Membuat Rasulullah SAW Tertawa