ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Isra Miraj, Nabi Ibrahim Ajarkan Dzikir Ini Kepada Nabi Muhammad SAW

bulan rajab, Isra Miraj

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/03/2021). Pada hari Kamis 11 Maret 2021 besok, umat muslim akan memperingati Isra Miraj.

Isra Miraj merupakan peristiwa penting dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Kala itu, peristiwa Isra Miraj terjadi pada 27 Rajab.

Isra Miraj adalah peristiwa suci Nabi Muhammad SAW yang dengan kehendak Allah SWT diperjalankan dari Masjidil Haram, Mekkah ke Masjidil Aqsa, Palestina hingga naik ke Sidratul Muntaha di langit ke tujuh dalam satu malam.

Dalam Isra Miraj terjadi dua peristiwa, diantaranya Isra yang berarti perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem menggunakan Buraq.

Dalam perjalanan itu, malaikat Jibril sempat mengajak Nabi Muhammad SAW singgah sholat di beberapa tempat seperti Tayyibah, Madyan, Thursina serta Betlehem.

Peristiwa kedua yakni Miraj yang merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi ke Sidratul Muntaha bersama Malaikat Jibril. Selama menapaki langit ketujuh, Rasulullah sempat bertemu dengan beberapa nabi.

Umumnya masyarakat Indonesia memperingati Isra Miraj berbarengan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tahukan Anda, Nabi Ibrahim AS pernah mengajarkan dzikir untuk Nabi Muhammad Saw ketika beliau mengalami peristiwa Isra Miraj.

Isra Miraj adalah perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dimana ditempuh dalam waktu semalam dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga mengalami perjalanan sampai di langit ke tujuh, lalu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha.

Sidaratul Muntaha menjadi akhir perjalanan untuk menerima perintah salat lima waktu.

Ketika Nabi Muhammad sampai di langit ketujuh, Nabi Ibrahim AS mengajarkan zikir yang nantinya menjadi tanaman subur di surga.

Berikut zikir yang diajarkan Nabi Ibrahim AS kepada Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan Isra Miraj yang dianjurkan dibaca oleh umat Rasulullah:

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ

Laa haula walaa quwwata illa billah

Artinya: “Tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah.”

Dzikir tersebut bisa dilihat dari yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al Anshari ra.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada malam Isra’, pernah melewati Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.

Nabi Ibrahim AS ketika itu bertanya pada malaikat Jibril, ‘Siapa yang bersamamu wahai Jibril?’ Ia menjawab, ‘Muhammad’.

Nabi Ibrahim AS pun mengatakan pada Muhammad, ‘Perintahkanlah pada umatmu untuk membiasakan memperbanyak (bacaan dzikir) yang nantinya akan menjadi tanaman surga, tanahnya begitu subur, juga lahannya begitu luas’.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, ‘Apa itu ghirosul jannah (tanaman surga)?’ Ia menjawab, Laa hawla wa laa quwwata illa billah (tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah).” (HR. Ahmad, 5: 418)

Hadist ini secara sanad dhaif, namun Syaikh Al-Albani berujar isi hadis itu shahih karena punya berbagai macam penguat.

Walau demikian, mayoritas ulama tidak mewajibkan agar dzikir itu dibaca pada malam Isra Miraj saja, melainkan dzikir itu bisa dibaca kapan saja dan dalam keadaan apa pun.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Belajar Sholat Anak

Read Next

Kajian Isra Mi’raj oleh KH. Khairul Anwar Fathoni