ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pejuang Yaman Menembak Drone Mata-mata Saudi

Yaman

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/03/2021). Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Sari, mengumumkan pada Minggu malam bahwa tentara Yaman dan komite populer telah menembak jatuh drone penyerang Saudi di barat laut Yaman.

Seorang juru bicara angkatan bersenjata Yaman mengatakan kepada TV Al-Masira bahwa drone telah ditembak jatuh di atas langit provinsi Al-Jawf di barat laut Yaman, di perbatasan dengan Arab Saudi.

Yahya Sari menambahkan: “Sebuah pesawat tak berawak ditargetkan dan ditembak jatuh pada Minggu malam dengan rudal yang sesuai saat melakukan misi bermusuhan di wilayah udara wilayah Al-Marzayiq di provinsi Al-Jawf.”

Dia mengatakan pesawat itu adalah pesawat mata-mata “Kyle” buatan Turki milik Angkatan Udara Saudi, yang menjadi sasaran pertahanan udara tentara dan Komite Rakyat Yaman.

Seorang juru bicara koalisi Saudi juga mengumumkan hari ini (Minggu) bahwa dalam 24 jam terakhir, pasukan koalisi Arab yang dipimpin Arab telah menembak jatuh lima drone militer Yaman dan komite populer.

Sementara semua serangan militer Yaman ke Arab Saudi telah menargetkan instalasi militer, juru bicara itu mengatakan pasukan Yaman berusaha menargetkan warga sipil secara terorganisir dan disengaja.

Seorang juru bicara koalisi Saudi juga mengklaim Jumat pagi bahwa enam drone tentara Yaman dan komite populer telah dihancurkan.

Tuduhan itu muncul ketika juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Yahya Sari mengatakan pada hari Kamis bahwa perusahaan minyak Aramco Arab Saudi telah terkena rudal di Jeddah dan serangan pesawat tak berawak di pangkalan Raja Khalid.

Seorang juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman telah berulang kali menyatakan bahwa serangan drone dan rudal tentara Yaman terhadap para penyerang akan terus berlanjut sampai serangan mereka di Yaman dihentikan.

Serangan pencegahan Yaman terjadi ketika para pejabat Yaman telah berulang kali memperingatkan para penyerang bahwa tentara dan komite populer akan terus menargetkan pangkalan militer, fasilitas, dan bandara Saudi sebagai pembalasan atas serangan koalisi Arab di negara itu.

Pada tanggal 26 April 1994, Arab Saudi, dalam bentuk koalisi beberapa negara Arab dan dengan bantuan dan lampu hijau dari Amerika Serikat, melancarkan perang skala penuh melawan Yaman – negara Arab termiskin – dengan dalih untuk kembali. Presiden Abd al-Mansour Hadi yang mengundurkan diri dan buron. Telah berkuasa.

Badan-badan PBB, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia dan UNICEF, telah berulang kali memperingatkan bahwa rakyat Yaman terus menghadapi bencana kelaparan dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu abad terakhir.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Assalamualaik Zainal Ambiya Versi Santri Asshiddiqiyah Karawang

Read Next

Kenapa Perlu Berdakwah Lewat Ruqyah