ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
14 April 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Cara Mendapatkan Kuota Gratis 2021, Ini Syaratnya..

Cara Mendapatkan Kuota Gratis 2021, Ini Syaratnya..

Konfirmasitimes.com-Jakarta (01/03/2021). Kuota Gratis 2021 telah rilis. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim hari ini resmi meluncurkan kuota gratis 2021.

Program kuota gratis ini telah sukses di tahun 2020 kemarin.

Mendikbud mengaku, kuota gratis di tahun 2021 akan berjalan selama tiga bulan, yakni Maret, April, dan Mei.

“Kami lanjutkan kebijakan bantuan kuota gratis selama tiga bulan, sejak Maret 2021, dengan fleksibilitas penggunaan yang maksimal,” kata Nadiem secara daring, Senin (01/03/2021).

Jumlah bantuan kuota gratis 2021

Nadiem mengaku, volume bantuan tahun ini ada perbedaan.

Untuk siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan memperoleh volume kuota sebanyak 7 gigabyte (GB) per bulan.

Siswa pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh volume kuota sebanyak 10 GB per bulan.

Sementara untuk guru PAUD, jenjang pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 12 GB per bulan.

Sementara untuk mahasiswa dan dosen, mereka akan memperoleh kuota sebanyak 15 GB per bulan.

Nadiem menegaskan, keseluruhan bantuan kuota gratis di 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi.

Namun terkecuali bagi yang telah diblokir oleh Kemenkominfo dan yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbud, http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

“Adanya bantuan kuota gratis 2021 dapat digunakan untuk seluruh sumber informasi di internet yang relevan untuk pembelajaran,” terang Nadiem.

Nadiem menuturkan, bantuan kuota gratis akan disalurkan pada 11-15 setiap bulan dan berlaku selama 30 hari sejak kuota gratis diterima.

Nadiem menyatakan, semua siswa, guru, mahasiswa dan dosen berhak menerima kuota gratis.

Pastinya semua yang mendapatkan kuota gratis di November-Desember 2020, maka mereka akan memperoleh kuota gratis di 2021.

Asalkan, kata Nadiem, para penerima memiliki nomor ponsel yang aktif.

“Kecuali total penggunaannya kurang lebih 1 GB. Dan pemimpin sekolah tidak perlu mengunggah SPTJM lagi untuk yang sudah menerima kuota gratis di bulan November sampai Desember 2020,” kata Nadiem.

Nadiem juga menyampaikan, bagi yang belum pernah menerima kuota gratis dan nomornya mengalami perubahan, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

“Tapi, bagi yang nomornya berubah dan belum menerima kuota gratis sebelumnya, maka baru bisa menerima di April 2021,” kata Nadiem secara daring, Senin (01/03/2021).

Adapun cara yang bisa dilakukan adalah calon penerima harus melapor kepada pimpinan satuan pendidikan sebelum bulan April 2021. Sehingga bisa memperoleh bantuan kuota gratis.

“Jadi siswa atau guru bisa melapor ke pimpinan sekolah maupun perguruan tinggi, agar dapat dan merasakan kuota gratis dari pemerintah,” katanya

Selanjutnya, pimpinan atau operator sekolah dan perguruan tinggi harus mengunggah SPTJM untuk nomor yang barubah atau nomor baru yang akan memperoleh kuota gratis.

Halaman unggahnya di http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk jenjang sekolah) atau http://pddikti.kemdikbud.go.id (untuk jenjang pendidikan perguruan tinggi).

Syarat penerima kuota gratis

Bagi Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan jenjang pendidikan dasar menengah, yakni harus terdaftar di aplikasi Dapodik dan memiliki nomor ponsel aktif atas nama siswa, orangtua, anggota keluarga atau wali.

Untuk guru PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah, yakni terdaftar di aplikasi Dapodik dan memiliki nomor ponsel yang aktif.

Sedangkan untuk mahasiswa, harus terdaftar di PDDikti, berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan gelar ganda, memiliki kartu rencana studi pada semester berjalan, dan memiliki nomor ponsel aktif.

Kapan kuota gratis 2021 dikirim

Subsidi kuota belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan dikirim 11-15 Maret. Bantuan kuota gratis tersebut akan berjalan sampai Mei 2021.

“Bantuan ini disalurkan setiap bulan (tanggal) 11-15. Jadi untuk pertama akan bulan ini sekitar tanggal 11 (Maret),” kata Nadiem, Senin (01/03/2021).

Nadiem mengungkapkan kuota berlaku selama 30 hari setelah diterima. Mekanisme pemberian kuota masih sama seperti tahun lalu, meskipun ada beberapa perbedaan pada besarannya.

Kini besaran subsidi kuota hanya 7 gigabyte (GB) per bulan untuk siswa PAUD, 10 GB untuk siswa pendidikan dasar dan menengah, 12 GB untuk guru, dan 15 GB untuk mahasiswa dan dosen.

Secara umum, kata Nadiem, kuota diperuntukan bagi siswa dan guru PAUD hingga pendidikan menengah, serta mahasiswa dan dosen yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Para penerima juga wajib masih aktif.

Nadiem juga menampaikan seluruh penerima kuota tahun 2020 tidak perlu mendaftarkan diri kembali untuk mendapat kuota tahun ini. Kuota akan dikirimkan secara otomatis karena data penerima sudah terverifikasi.

“Kecuali yang kemarin diberikan tapi penggunaan (kuotanya) di bawah 1 gigabyte. Jadi itu tidak akan diberikan,” katanya.

Sementara peserta didik dan pendidik yang belum mendapat kuota tahun lalu diminta melaporkan diri ke sekolah agar segera didaftarkan. Namun, Nadiem mengatakan mereka yang baru daftar hanya bisa menerima kuota mulai April.

Bagi penerima kuota yang ingin mengubah nomor handphone yang terdaftar pada subsidi tahun lalu juga diminta melaporkan diri ke sekolah. Setelah terkumpul, sekolah diwajibkan menyampaikan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk mendapat kuota.

Sebelumnya, program subsidi kuota belajar diluncurkan Nadiem pertengahan tahun lalu untuk membantu pembelajaran online selama pandemi Covid-19. Ia mengklaim survei yang dilakukan Kemendikbud terhadap penerima kuota mendapati 84,7 persen mengapresiasi bantuan itu.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kisruh Demokrat, ‘Perang’ Belum Berakhir

Read Next

Cara Dapat Token Listrik Gratis